Konstruksi Verba Serial Bahasa Manggarai Dialek Kolang
Keywords:
Kontruksi Verba Serial, Ekspresi Struktur Konstituen Verba Serial, Bahasa Manggarai Dialek KolangAbstract
Penelitian ini berjudul “Konstruksi Verba Serial Bahasa Manggarai Dialek Kolang”. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah konstruksi verba serial dan ekspresi struktur konstituen verba serial BMDK. Dengan tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan konstruksi verba serial dan ekspresi struktur konstituen verba serial BMDK. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan fenomena lingual tersebut. Untuk memperoleh data digunakan metode simak (observasi) dan metode cakap (wawancara). Data dianalisis dengan mengacu pada teori Tata Bahasa Leksikal – Fungsional (TLF) sebagaimana dikembangkan oleh Kaplan dan Bresnan (1982, 1985) dan teori Konstruksi Verba Serial (KVS) menurut Durie (1997) dan Kroeger (2004). Hasil analisis data menunjukkan Verba-verba pembentuk KVS BMDK merupakan verba inti yang membawa makna leksikal dan berpotensi untuk berdiri sendiri sebagai satu-satunya verba dalam klausa tunggal. Fungsi gramatikal SUBJ dalam KVS BMDK menjadi SUBJ bersama bagi kedua verba. Selain itu juga ditemukan penanda aspek dan negasi yang merupakan ciri KVS dalam BMDK artinya penanda aspek dan negasi tidak saja berhubungan dengan V1 dan V2 tetapi berhubungan langsung dengan kedua-duanya. Hubungan semantis antara verba pembentuk KVS dalam BMDK bervariasi dan tidak selalu jelas, artinya bahwa serialisasi bisa membentuk konstruksi yang berkolokasi dan terleksikalisasi sehingga maknanya tidak terprediksi. Makna yang dihasilkan dalam KVS masih sedikit transparan.