Fenomena “Gowes” di Jambi: Kajian Sosiologis terhadap Pola Interaksi dan Komunitas
Keywords:
Gowes, Komunitas Sepeda, Interaksi Sosial, Modal Sosial, Kota JambiAbstract
Fenomena “gowes” (aktivitas bersepeda rekreasional maupun transport) di Kota Jambi berkembang sebagai praktik sosial yang membentuk ruang perjumpaan, jejaring pertemanan, dan identitas kolektif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) gambaran umum aktivitas gowes di Jambi, (2) pola interaksi sosial yang terbangun sebelum–selama–sesudah gowes, (3) dinamika pembentukan komunitas sepeda, serta (4) makna simbolik dan dampak sosial yang muncul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi titik kumpul dan rute, wawancara semi-terstruktur dengan pengurus/anggota komunitas dan goweser individu, serta dokumentasi media sosial dan materi kegiatan. Analisis dilakukan secara tematik melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa gowes di Jambi membentuk pola interaksi berbasis solidaritas peloton, pertukaran informasi rute dan peralatan, serta ritual pascagowes (ngopi/sarapan) yang memperkuat modal sosial. Di sisi lain, muncul potensi eksklusivitas komunitas, gesekan ruang jalan, serta konsumsi simbolik melalui perlengkapan