Pengaruh Transparansi dan Akuntabilitas Terhadap Pengelolaan Bantuan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.70294/Keywords:
Transparansi, Akuntabilitas, Pengelolaan Bantuan SosialAbstract
Belanja bantuan bosial adalah pengeluaran berupa transfer uang, barang, atau jasa yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat miskin atau tidak mampu guna melindungi masyarakat dari kemungkinan terjadinya risiko sosial, meningkatkan kemampuan ekonomi dan/atau kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan secara empiris pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap pengelolaan bantuan sosial pada Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Tenaga Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan menggunakan data primer melalui kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah penerima bantuan sosial di Kabupaten Halmahera Barat. Sampel dalam penelitian ini adalah penerima bantuan sosial sebanyak 31 penerima bantuan sosial. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu oleh program SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Transparansi berpengaruh positif terhadap pengelolaan bantuan sosial pada Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Tenaga Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Barat. 2) Akuntabilitas berpengaruh positif terhadap pengelolaan bantuan sosial pada Bagian Kesejahteraan Rakyat dan Tenaga Kerja Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Barat. Nilai koefisien determinan adalah 0,679. Hal ini menunjukkan bahwa besarnya pengaruh variabel independen, yaitu transparansi dan akuntabilitas terhadap variabel dependen yaitu pengelolaan bantuan sosial yang diterangkan oleh model persamaan dalam penelitian ini adalah sebesar 67,90%. Sedangkan sisanya sebesar 32,10% dijelaskan oleh faktor lain diluar model penelitian ini.