Ketegangan Antara Akuntansi Lokal dan Imperialisme IFRS : Analisis Pada Saung Angklung Udjo

Authors

  • Jingga Artaritra Aurelia Putri Universitas Pasundan Author
  • Salasa Putra Ramdhani Universitas Pasundan Author
  • Ryma Melani Universitas Pasundan Author
  • Putri Nabila Aliya Rohadi Universitas Pasundan Author
  • Muhamad Darazat Nugraha Universitas Pasundan Author
  • Anita Universitas Pasundan Author
  • Ridwan Simon Universitas Pasundan Author

Keywords:

IFRS, Globalisasi Akuntansi, Ketegangan Epistemik, Standar Akuntansi Internasional, Entitas Seni dan Budaya, Saung Angklung Udjo, Akuntansi Budaya, Studi Kasus, Metodologi Kualitatif

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan ketegangan epistemik dan praktis antara standar akuntansi internasional (IFRS) dengan melalui studi kasus saung angklung udjo. Kajian penelitian ini mencakup literatur mengenai globalisasi akuntansi, konsep imprealisme, karakteristik IFRS, dan penerapannya di negara berkembang.  Data ini diperoleh melalui analisis literatur terkait ifrs dan teori krisis akuntansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi akuntansi melalui penerapan IFRS menciptakan ketegangan nyata bagi SAU. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan analisis literatur dan studi kasus. Data diperoleh melalui telaah literatur terkait IFRS, globalisasi akuntansi, dan teori krisis akuntansi, serta interpretasi terhadap konteks operasional SAU sebagai entitas seni dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi akuntansi melalui penerapan IFRS menciptakan ketegangan nyata bagi SAU. Ketegangan tersebut muncul karena adanya ketidakselarasan antara prinsip IFRS yang menuntut pengukuran akurat, pengakuan aset yang jelas, dan pelaporan komprehensif dengan karakteristik kegiatan budaya yang fleksibel dan tidak seluruhnya dapat diukur secara finansial.

Published

2026-01-08

Similar Articles

31-40 of 258

You may also start an advanced similarity search for this article.