Eksplorasi Dampak Modernisasi Terhadap Pelaksanaan Ritual Menanda Tahun Pada Masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat
DOI:
https://doi.org/10.70294/fgk8n330Keywords:
Modernisasi, Menanda Tahun, Ritual AdatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dampak modernisasi terhadap ritual Menanda Tahun di Pakpak Bharat, sebuah tradisi adat yang sarat makna spiritual, sosial dan ekologis. Modernisasi yang masuk melalui perkembangan teknologi, pendidikan, perubahan gaya hidup, serta pergeseran struktur ekonomi masyarakat membawa dinamika baru yang memengaruhi cara masyarakat memaknai dan melaksanakan ritual tersebut. Melalui pendekatan kualitatif berbasis observasi lapangan dan wawancara dengan tokoh adat, pemuda, serta masyarakat desa, penelitian ini menemukan bahwa modernisasi tidak sepenuhnya menghapus tradisi, tetapi mendorong terjadinya adaptasi. Nilai-nilai inti seperti kebersamaan, penghormatan terhadap leluhur, serta doa untuk kesuburan tanah tetap dipertahankan, meskipun bentuk penyelenggaraannya mengalami penyederhanaan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dan studi dokumentasi, penelitian menganalisis dinamika partisipasi masyarakat, adaptasi budaya, serta strategi pelestarian. Hasil menunjukkan bahwa modernisasi memengaruhi aspek teknis pelaksanaan ritual (waktu, koordinasi dan dokumentasi) namun inti nilai spiritual dan simbolik tetap dipertahankan melalui mekanisme selektif. Ritual tetap relevan sebagai sarana kohesi sosial, penyelesaian konflik dan penghormatan leluhur meski terjadi penurunan partisipasi relatif di kalangan generasi muda.