Menilai Efektivitas Model ARCS dalam Meningkatkan Motivasi Belajar: Studi Literatur Kualitatif Deskriptif
Keywords:
Motivasi Belajar, Model ARCS, Desain Pembelajaran, Studi Literatur, Efektivitas MotivasionalAbstract
Motivasi belajar merupakan faktor kunci yang memengaruhi keterlibatan, ketekunan, dan hasil belajar peserta didik. Rendahnya motivasi sering terjadi akibat penerapan metode pembelajaran konvensional yang kurang mempertimbangkan kebutuhan psikologis siswa. Model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dikembangkan untuk meningkatkan motivasi belajar dengan mengintegrasikan aspek kognitif, afektif, dan psikologis dalam desain pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas model ARCS dalam meningkatkan motivasi belajar melalui studi literatur kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari artikel jurnal nasional dan internasional serta buku akademik relevan, dengan teknik analisis isi kualitatif untuk menyintesiskan temuan-temuan empiris dan teoretis. Hasil kajian menunjukkan bahwa model ARCS efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di berbagai jenjang pendidikan. Komponen Attention meningkatkan keterlibatan awal, Relevance membangun makna pembelajaran, Confidence menumbuhkan keyakinan diri, dan Satisfaction memperkuat motivasi jangka panjang. Keempat komponen bekerja secara sinergis, sehingga efektivitas model ARCS tidak dapat dipisahkan secara parsial. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi belajar merupakan konstruksi multidimensional yang perlu dirancang secara sadar dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian memberikan dasar konseptual bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang lebih humanis, bermakna, dan berorientasi pada kebutuhan motivasional peserta didik.