Membongkar Bias Metodologis Hofstede Lewat Pengalaman Nyata Pekerja Migran Industri FnB di Tengah Perbedaan Budaya Indonesia dan Madinah
DOI:
https://doi.org/10.70294/Keywords:
Fenomenologi, Pengalaman Ekspatriat, Manajemen Antarbudaya, Hofstede, Industri Makanan dan MinumanAbstract
Penelitian lintas budaya selama ini didominasi oleh pendekatan kuantitatif yang mengandalkan dimensi budaya Hofstede, namun metode ini kerap mengabaikan pengalaman subjektif individu yang bekerja langsung di tengah perbedaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman hidup (lived experience) seorang ekspatriat Indonesia yang bekerja di industri Food and Beverage (FnB) di Indonesia dan Madinah, serta mengkritisi bias metodologis penelitian budaya yang hanya mengandalkan data survei. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan teknik wawancara mendalam (in-depth interview) terhadap satu narasumber ekspatriat ‘Y’. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi Power Distance dan Uncertainty Avoidance yang dialami secara langsung oleh ekspatriat memiliki nuansa yang lebih kompleks daripada yang digambarkan oleh skor Hofstede. Temuan utama meliputi: (1) budaya hormat kepada atasan di Madinah lebih formal dan kaku, berbeda dengan Indonesia yang lebih akrab; (2) karyawan Indonesia justru lebih berani mengambil keputusan mandiri saat atasan tidak ada, sementara di Madinah keputusan terpusat pada atasan; (3) atasan di Madinah lebih responsif dan standby, menciptakan rasa aman meskipun hierarki terasa lebih kaku; (4) kesalahan prosedural (SOP) mendapat tegangan serupa di kedua negara, namun konteks budaya mempengaruhi cara penyelesaiannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan fenomenologis mampu mengungkap kontradiksi dan kompleksitas yang tidak tertangkap oleh survei kuantitatif. Implikasi bagi manajemen lintas budaya adalah perlunya pelatihan berbasis skenario, bukan sekadar penyampaian skor dimensi budaya.
References
Baskerville, R. F. (2003). Hofstede never studied culture. Accounting, Organizations and Society, 28(1), 1-14.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Hofstede, G. (2001). Culture's consequences: Comparing values, behaviors, institutions, and organizations across nations (2nd ed.). Sage Publications.
McSweeney, B. (2002). Hofstede’s model of national cultural differences and their consequences: A triumph of faith—a failure of analysis. Human Relations, 55(1), 89-118.
Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. Sage Publications.