Perancangan Sistem Informasi Tiket & Playground Museum Menggunakan UML (Studi Kasus: Kidslab)
DOI:
https://doi.org/10.70294/4rbt0x59Keywords:
Sistem Informasi, Tiket, Playground, UML, Arsitektur, Enterprise, KidsLabAbstract
KidsLab, salah satu fasilitas pendidikan anak di dalam museum, menghadapi tantangan dalam pengelolaan tiket dan pengoperasian taman bermain. Proses penjualan tiket manual dapat menyebabkan antrean panjang, kesalahan pencatatan, dan kesulitan dalam memantau kapasitas pengunjung. Hal ini mengakibatkan penurunan kualitas layanan dan kepuasan pengunjung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Tiket & Area Bermain untuk KidsLab menggunakan pemodelan Unified Modeling Language (UML) dan pendekatan Arsitektur Perusahaan untuk memastikan kelayakan dan kelengkapan sistem. Metode yang digunakan adalah Analisis dan Desain Berorientasi Objek (OOAD), dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari studi literatur dan observasi. Pemodelan sistem dilakukan menggunakan diagram UML, termasuk Diagram Kasus Penggunaan, Diagram Aktivitas, Diagram Urutan, dan Diagram Kelas. Hasil penelitian menghasilkan desain sistem informasi yang mencakup fungsi-fungsi utama seperti pembelian tiket online, pemesanan slot waktu, manajemen anggota, dan pelaporan keuangan. Desain arsitektur sistem mengikuti arsitektur berlapis yang memisahkan tanggung jawab antar lapisan (presentasi, bisnis, dan data) untuk memastikan skalabilitas dan kemudahan pemeliharaan. Desain sistem ini diharapkan menjadi solusi terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan pengalaman pengunjung di KidsLab. Penggunaan UML berhasil memberikan gambaran yang jelas dan terstruktur tentang persyaratan sistem sebelum fase pengembangan dimulai.