Implementasi Qiro’ah Sab’ah dalam Membaca Al-Qur’an (Kajian Living Quran di Pondok Pesantren Zainul Ibad Li Tahfidzil Quran Prenduan Sumenep Madura)

Authors

  • Khoirul Warisin Universitas Al-Amien Prenduan Author
  • Agus Kharir Universitas Al-Amien Prenduan Author

DOI:

https://doi.org/10.70294/

Keywords:

Qira’ah Sab’ah, Living Qur’an, Pembelajaran Al-Qur’an

Abstract

Al-Qur’an sebagai kalamullah diturunkan dengan berbagai ragam bacaan (qira’at) yang merupakan bentuk kemudahan bagi umat Islam dalam membacanya. Salah satu bentuk qira’at yang diakui secara mutawatir adalah Qira’ah Sab’ah, yang dalam praktiknya tidak banyak diajarkan di lembaga pendidikan Islam karena tingkat kesulitan dan keterbatasan tenaga ahli. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Qira’ah Sab’ah dalam membaca Al-Qur’an di Pondok Pesantren Zainul Ibad Li Tahfidzil Qur’an Prenduan Sumenep, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan pendukungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis living Qur’an dan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif pasif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan peneliti sebagai instrumen utama. Sumber data meliputi pengasuh, ustadz, dan santri. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Qira’ah Sab’ah dilakukan secara terstruktur melalui pembelajaran mingguan dengan metode talaqqi dan jama’ kubra, yang menekankan praktik langsung dan pengulangan bacaan. Meskipun metode ini efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara variatif, terdapat kendala berupa keterbatasan waktu dan kompleksitas materi. Adapun faktor pendukung meliputi kompetensi pengajar, penggunaan media pembelajaran, serta kegiatan tambahan yang meningkatkan motivasi santri. Dengan demikian, peningkatan intensitas latihan, optimalisasi waktu, dan penguatan strategi pembelajaran diperlukan agar santri tidak hanya memahami secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan Qira’ah Sab’ah secara praktis di masyarakat.

Downloads

Published

2026-04-25

Similar Articles

61-70 of 503

You may also start an advanced similarity search for this article.