Strategi Guru dalam Menanamkan Jati Diri Budaya di Era Globalisasi Digital
Keywords:
Strategi Guru, Jati Diri Budaya, Globalisasi DigitalAbstract
Globalisasi digital membawa dampak signifikan terhadap pola interaksi sosial dan budaya generasi muda, yang berpotensi menggeser kedekatan siswa terhadap nilai-nilai budaya lokal. Kondisi ini menuntut peran strategis guru dalam menanamkan jati diri budaya siswa melalui pendekatan pembelajaran yang relevan dengan karakteristik era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam menanamkan jati diri budaya siswa di tengah arus globalisasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif, yang dilaksanakan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi di SDN Cangkring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengoptimalkan penanaman nilai budaya melalui pemanfaatan media digital berbasis budaya lokal, penerapan pembelajaran diferensiasi sesuai gaya belajar siswa, pembiasaan nilai karakter melalui budaya 5S, serta penguatan identitas budaya melalui kegiatan kokurikuler. Strategi tersebut terbukti meningkatkan minat belajar, membentuk karakter sosial, serta memperkuat rasa nasionalisme siswa. Kesimpulannya, sinergi antara inovasi pedagogis, teknologi digital, dan penguatan budaya lokal menjadi kunci keberhasilan guru dalam menjaga dan mengembangkan jati diri budaya siswa di era globalisasi digital.