Pengaruh Board Structure Terhadap Resiko Bank di Indonesia Tahun 2018-2023
DOI:
https://doi.org/10.70294/Keywords:
Ukuran Dewan, Dewan Independen, CEO Dualitas, Bank Risiko, Tata Kelola PerusahaanAbstract
Sektor perbankan memiliki peran startagis dalam menjaga stabilitass sistem keuangan nasioanl, khususnya pada periode 2018-2023 yang ditandai oleh meningkatnya ketisakpastian ekonomi akibat pandemi COVID-19 dan dinamika egulasi. Dalam konteks tersebut, tata kelola perusahaan melalui struktur dewan (Board Structure) menjadi mekanisme penting dalam pengendalian dan pengelolaan risiko bank. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh Board Size, Board Independen, dan CEO Duality tehadap risiko bank di Indonesia. Kajian ini didasarkan pada Agency Theory dan Stewardship Theory yang menjelaskan peran dewan dalam pengawasan manjerial dan pengambilan keputusan risiko. Metode Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian data panel terhadap bank umum yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2023. Data sekunder di peroleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan bank, kemudian dianalisis menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Board Size dan Board Independen berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap risiko bank, sementara Board Independen dan CEO Duality berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa ukuran dewan yang terlalu besar berpotensi menurunkan efektivitas pengawasan risiko. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas struktur dewan tidak hanya ditemukan oleh keberadaan mekanisme tata kelola formal, tetapi juga oleh keseimbangan dan kualitas komposisi dewan dalam mendukung stabilitas perbankan.