Analisis Penerapan Environmental Health and Safety (EHS) dalam Mendukung K3 di PT Mitratani Dua Tujuh berdasarkan Sustainability Report
Keywords:
Environmental Health and Safety, K3, PT Mitratani Dua Tujuh, Laporan Keberlanjutan, Pengelolaan Limbah, Agro-IndustriAbstract
Satu diantara banyaknya perusahaan BUMN dibidang agroindustri BUMN, PT Mitratani Dua Tujuh mengutamakan K3 sebagai prioritas bagi pekerjanya, bahkan di tengah risiko operasional, diterapkan dengan dukungan Environmental Health and Safety (EHS). Menurut laporan Sustainability Report 2023, EHS di PT adalah tata kelola yang mampu berjalan dengan baik serta terintegrasi dengan baik pada K3. Program EHS terwujud dengan baik seperti manajemen terpadu limbah: limbah cair melalalui IPAL, limbah padat seperti kulit edamame diproses menjadi pupuk organik, dan limbah B3 seperti minyak bekas dipergunakan sebagai bahan bakar pada boiler. Pengendalian risiko lingkungan kerja seperti penggunaan lampu LED dan perbaikan tata letak tempat kerja juga bertujuan untuk mengurangi risiko, juga. Dukungan manajemen melalui pelatihan K3, sertifikasi P2K3, dan penyediaan fasilitas kesehatan adalah faktor pendukung utama. Implementasi EHS berkontribusi signifikan terhadap efektivitas K3, mengurangi potensi risiko, dan juga meningkatkan keberlanjutan sekaligus. Namun demikian, perusahaan masih menghadapi beberapa tantangan, seperti pengelolaan limbah berlebihan, dan kesulitan dalam pengawasan atau konsistensi saat mendidik jumlah pekerja musiman yang tinggi. Implementasi EHS dapat direkomendasikan untuk digunakan sebagai model dalam Batang, perusahaan agro-industri, atau sektor lain.