Pengaruh Strategi Hard Selling dan Soft Selling dalam Konten Afiliasi Tiktok Terhadap Minat Beli Konsumen (Studi Kasus Pada Produk Fashion)
Keywords:
Hard Selling, Soft Selling, Tiktok Affiliate, Minat Beli, Produk FashionAbstract
Penelitian Perkembangan social commerce melalui platform TikTok telah melahirkan fenomena shoppertainment yang mengintegrasikan hiburan dan transaksi belanja dalam satu ekosistem digital. Salah satu fitur yang berkembang pesat adalah TikTok Affiliate, yang memungkinkan kreator mempromosikan produk melalui strategi komunikasi pemasaran berbasis konten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi hard selling dan soft selling dalam konten afiliasi TikTok terhadap minat beli konsumen pada produk fashion. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden pengguna aktif TikTok di Indonesia yang pernah melihat konten afiliasi fashion. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi hard selling dan soft selling secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen. Strategi hard selling memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan soft selling.