Fenomena Penggunaan Campur Kode dalam Percakapan Antar Tokoh pada Sinetron Asmara Genz: Kajian Sosiolinguistik

Authors

  • Desi Lestari Silaban Universitas HKBP Nommensen Medan Author
  • Elena Damayanti Sihotang Universitas HKBP Nommensen Medan Author
  • Amelia K.D. Sinaga Universitas HKBP Nommensen Medan Author
  • Iren Rut Serlina Pakpahan Universitas HKBP Nommensen Medan Author

Keywords:

Campur Kode, Sosiolinguistik, Sinetron Asmara Gen Z, Bahasa Remaja, Multilingualisme

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena penggunaan campur kode dalam percakapan antartokoh pada sinetron Asmara Gen Z. Sinetron ini dipilih karena menggambarkan interaksi remaja generasi Z yang hidup di era digital dan globalisasi, sehingga penggunaan bahasa yang dinamis, kreatif, dan dipengaruhi unsur bahasa Inggris menjadi ciri khas komunikasi mereka. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk-bentuk campur kode yang muncul, fungsi penggunaannya, serta faktor yang melatarbelakangi kemunculan campur kode dalam dialog antartokoh. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat. Data diperoleh dari potongan video sinetron yang diunggah di platform TikTok, kemudian dianalisis berdasarkan bentuk campur kode (kata, frasa, klausa), fungsi tuturan, dan konteks percakapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode luar berupa penyisipan unsur bahasa Inggris merupakan bentuk yang paling dominan, baik dalam bentuk kata tunggal seperti wait, chill, yes, maupun frasa seperti I miss you, come on, dan stay strong. Penggunaan campur kode berfungsi sebagai penanda ekspresi emosional, penguatan makna, penanda identitas sosial, serta pencipta gaya komunikasi modern di kalangan remaja. Faktor-faktor penyebab munculnya campur kode meliputi kebiasaan berbahasa generasi muda, pengaruh media digital, kedekatan hubungan antartokoh, dan kebutuhan ekspresif dalam percakapan informal.

Downloads

Published

2026-01-28

Similar Articles

41-46 of 46

You may also start an advanced similarity search for this article.