Pengaruh Adopsi Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) Terhadap Efektivitas Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kota Medan
Keywords:
Adopsi Inovasi, Identitas Kependudukan Digital (IKD), Efektivitas Pelayanan, Administrasi Kependudukan, E-GovernmentAbstract
Transformasi digital pemerintahan melalui e-government bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Medan untuk mengatasi permasalahan pelayanan administrasi kependudukan seperti keterbatasan blangko e-KTP, prosedur berbelit, dan keterbatasan akses masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh adopsi aplikasi IKD terhadap efektivitas pelayanan administrasi kependudukan di Kota Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden pengguna IKD yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Variabel adopsi IKD diukur menggunakan teori adopsi inovasi Rogers (2003) yang terdiri dari lima tahapan: pengetahuan, persuasi, keputusan, implementasi, dan konfirmasi. Variabel efektivitas pelayanan diukur menggunakan teori Gibson dkk. (1996) yang meliputi enam indikator: produktivitas, kualitas, efisiensi, fleksibilitas, kepuasan, dan keunggulan. Analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana dengan IBM SPSS Versi 27.0. Hasil penelitian menunjukkan adopsi aplikasi IKD berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pelayanan administrasi kependudukan, dengan nilai t hitung 13,021 > t tabel 1,984 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Persamaan regresi Y = 12,917 + 0,889X menunjukkan setiap peningkatan satu satuan adopsi IKD meningkatkan efektivitas pelayanan sebesar 0,889 satuan. Koefisien determinasi sebesar 63,4% menandakan adopsi IKD memberikan kontribusi besar terhadap efektivitas pelayanan. Penelitian menyimpulkan keberhasilan transformasi pelayanan publik digital bergantung pada tingkat adopsi masyarakat, sehingga diperlukan sosialisasi berkelanjutan, perbaikan sistem, dan penguatan infrastruktur pendukung.