Ancaman Disintegrasi Peradaban Islam dan Ilmu Pengetahuan
DOI:
https://doi.org/10.70294/5rdpxy71Keywords:
Peradaban Islam, Disintegrasi, Takfir, Wasatiyah, Epistemologi IslamAbstract
Peradaban Islam memiliki sejarah panjang sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban dunia. Namun, dalam konteks kontemporer, umat Islam menghadapi berbagai tantangan serius yang berpotensi mengancam integrasi peradaban tersebut. Artikel ini mengkaji ancaman disintegrasi peradaban Islam dan ilmu pengetahuan yang bersumber dari klaim kebenaran eksklusif, praktik takfir, serta ketegangan antara Islam tradisional dan Islam modernis. Selain itu, konsep wasatiyyah dalam Islam dianalisis sebagai paradigma moderasi yang berpotensi menjadi solusi atas fragmentasi pemikiran dan sosial umat Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis dan kritis melalui studi literatur terhadap karya-karya klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa disintegrasi peradaban Islam bukan semata akibat faktor eksternal, melainkan juga dipicu oleh konflik internal ideologis dan epistemologis. Oleh karena itu, penguatan prinsip wasatiyyah menjadi sangat relevan untuk menjaga kesinambungan peradaban Islam yang inklusif dan berkeadaban.