Strategi Komunikasi dan Advokasi Kebijakan Pencegahan Perundungan di Sekolah Negeri Kota Tanggerang Selatan
DOI:
https://doi.org/10.70294/zqbar517Keywords:
Perundungan Sekolah, Strategi Komunikasi, Advokasi KebijakanAbstract
Perundungan (bullying) di sekolah merupakan permasalahan pendidikan yang berdampak luas terhadap kesjahteraan psikologis peserta didik serta terciptanya iklim sekolah yang aman dan kondusif.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena dan pola perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah negeri, serta mengkaji strategi komunikasi dan advokasi kebijakan dalam upaya pencegahannya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif srta kajian studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa perundungan verbal merupakan bentuk yang paling dominan, diikuti oleh perundungan fisik, relasional, dan cyberbullying. Temuan lapangan juga mengungkapkan bahwa banyak perilaku perundungan dianggap sebagai candaan sehingga tidak disadari sebagai tindakan kekerasan. Dari sisi komunikasi, strategi pencegahan yang dilakukan sekolah masih bersifat satu arah, temporer dan belum memanfaatkan media digital secara optimal .Sementara aspek advokasi kebijakan, sebagian sekolah belum mmiliki kebijakan internal yang spesifik dalam menangani kasus perudungan. Penelitian ini menegaskan bahwa pencegahan perudungan memerlukan integrasi antara strategi komunikasi persuasif dan advokasi kebijakan yang berkelanjutan.