Pengaruh Penggunaan Media Berbasis Interdisipliner Terhadap Literasi Sains pada Peserta Didik yang Memiliki Kemampuan Level Sedang Siswa Kelas III di SD 5 Syamtalira Bayu
Keywords:
Media Berbasis Interdisipliner, Literasi Sains, Kemampuan MenenggahAbstract
Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media berbasis interdisipliner terhadap literasi sains Pada peserta didik Kelas 3 yang memiliki kemampuan menengah di SD 5 Syamtalira Bayu. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD N 5 Syamtalira Bayu yang memiliki kemampuan menengah ditentukan melalui hasil tes soal literasi sains. instrumen penelitian berupa tes tulis pilihan ganda dengan mengunakan literasi sains yang mencakup aspek pengetahuan, konteks, dan keterampilan berjumlah 15 soal. Hasil Analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 74,2, nilai tertinggi 100, nilai terendah 60, median 93, modus 80, dan standar deviasi 8,5. Hal ini mengindikasikan bahwa sebagian besar siswa telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Selanjutnya, analisis inferensial menggunakan uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,003 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh penggunaan media berbasis interdisipliner terhadap literasi sains pada peserta didik Kelas 3 yang memiliki kemampuan menengah di SD 5 Syamtalira Bayu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPAS yang menggunaan media berbasis interdisipliner terhadap literasi sains, peserta didik yang memiliki kemampuan menengah yang belajar menggunakan media berbasis interdisipliner mengalami peningkatan literasi sains yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar menggunakan media lokal.