Pengaruh Penggunaan Baja Ringan Pada Efisiensi Konstruksi Gedung

Authors

  • Rachmaiyanti Universitas Mpu Tantular Author
  • Edison Hatoguan Manurung Universitas Mpu Tantular Author

Keywords:

Baja Ringan, G550, Efisiensi Konstruksi, Rangka Atap, Beban Struktur

Abstract

Penggunaan baja ringan kini menjadi alternatif utama menggantikan kayu dalam konstruksi rangka atap gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan baja ringan terhadap efisiensi konstruksi, baik dari aspek teknis maupun waktu pengerjaan. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur mengenai karakteristik material baja mutu tinggi (High Tensile G-550) dan perbandingannya dengan material konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baja ringan memiliki kekuatan tarik tinggi sebesar 550 MPa dengan bobot yang hanya berkisar 6-7 kg/m², jauh lebih ringan dibandingkan kayu (20 kg/m²) dan baja konvensional. Efisiensi waktu pengerjaan ditemukan sangat signifikan, di mana konstruksi rangka atap baja ringan seluas 40 m² dapat diselesaikan dalam waktu 2-3 hari, dibandingkan rangka kayu yang memerlukan 1-2 minggu. Penggunaan baut dan bor listrik mempermudah proses fabrikasi tanpa memerlukan alat berat atau keahlian pertukangan kayu tradisional. Selain itu, daya tahan terhadap rayap, korosi (melalui lapisan Zincalume atau Galvanized), serta sifatnya yang ramah lingkungan mendukung efisiensi biaya perawatan jangka panjang. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan baja ringan secara signifikan meningkatkan efisiensi waktu, beban struktur, dan ketahanan bangunan, menjadikannya solusi ideal untuk konstruksi modern yang cepat dan aman.

 

Downloads

Published

2026-01-01

Similar Articles

21-30 of 57

You may also start an advanced similarity search for this article.