Penerapan Empat Indikator Moderasi Beragama Dalam Sikap Ustadz Abdul Somad Terhadap Tradisi Budaya : Studi Observasi Konten YouTube
Keywords:
Ustadz Abdul Somad, Budaya, Moderasi BeragamaAbstract
Perdebatan mengenai hubungan Islam dan tradisi budaya lokal semakin menguat di ruang publik digital dan sering menimbulkan kesalahpahaman dalam memahami batas antara budaya dan syariat. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan empat indikator moderasi beragama dalam pandangan Ustadz Abdul Somad terhadap tradisi budaya melalui konten YouTube. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode analisis isi terhadap video yang relevan dengan tema batas budaya, syariat, dan potensi syirik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustadz Abdul Somad secara konsisten membedakan budaya sosial yang dapat diterima dengan praktik yang bertentangan dengan prinsip tauhid. Pemaknaan terhadap penggunaan peci, batik, kubah, menara, dan simbol lokal lainnya selaras dengan konsep urf dan kaidah al-adah muhakkamah sehingga budaya dapat diterima selama tidak melanggar syariat. Temuan ini memperlihatkan bahwa indikator moderasi beragama tercermin dalam sikap toleran, penghargaan terhadap identitas budaya lokal, dan penolakan terhadap bentuk ekstremisme dalam praktik keagamaan. Penelitian ini memiliki keterbatasan karena hanya menggunakan sumber dari konten video, sehingga penelitian selanjutnya disarankan mengkaji penerimaan serta dampak sosial dari pandangan tersebut dalam kehidupan masyarakat secara langsung.