Efektivitas Sistem Hukum Pemberantasan Korupsi di Indonesia, Singapura, dan Hong Kong

Authors

  • Bachryan Pomadwie Ajiekharisma Universitas Boyolali Author
  • Selfi Ami Susanti Universitas Boyolali Author
  • Evi Dewi Puspa Universitas Boyolali Author
  • Opi Kartika Universitas Boyolali Author
  • Moch Eko Setiyo Budi Utomo Universitas Boyolali Author

Keywords:

Hong Kong,  Indonesia, Pemberantasan Korupsi, Perbandingan Hukum, Singapura, Sistem Hukum

Abstract

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang mengancam pembangunan, stabilitas pemerintahan, dan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas sistem hukum pemberantasan korupsi di Indonesia, Singapura, dan Hong Kong melalui perspektif perbandingan hukum. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Singapura dan Hong Kong memiliki sistem hukum yang lebih efektif karena didukung oleh lembaga antikorupsi yang independen, penegakan hukum yang konsisten, serta budaya antikorupsi yang kuat. Sementara itu, Indonesia telah memiliki regulasi yang memadai, namun masih menghadapi tantangan dalam aspek kelembagaan dan implementasi hukum. Oleh karena itu, diperlukan reformasi sistem hukum yang berorientasi pada penguatan kelembagaan, integritas aparatur, dan budaya antikorupsi. 

References

Buku:

Friedman, Lawrence M. 1975. The Legal System: A Social Science Perspective. New York: Russell Sage Foundation.

Hamzah, Andi. 2017. Pemberantasan Korupsi Melalui Hukum Pidana Nasional dan Internasional. Jakarta: Rajawali Pers.

Hartanti, Evi. 2020. Tindak Pidana Korupsi. Jakarta: Sinar Grafika.

Klitgaard, Robert. 1988. Controlling Corruption. Berkeley: University of California Press.

Marzuki, Peter Mahmud. 2021. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.

Mertokusumo, Sudikno. 2019. Mengenal Hukum: Suatu Pengantar. Yogyakarta: CV Maha Karya Pustaka.

Muladi dan Barda Nawawi Arief. 2015. Teori-Teori dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni.

Rahardjo, Satjipto. 2009. Penegakan Hukum: Suatu Tinjauan Sosiologis. Yogyakarta: Genta Publishing.

Soekanto, Soerjono. 2014. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers.

Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji. 2019. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers.

Syamsuddin, Aziz. 2016. Tindak Pidana Khusus. Jakarta: Sinar Grafika.

Transparency International. 2023. Global Corruption Report. London: Pluto Press.

Jurnal Ilmiah:

Albab, U. (2022). Implementasi Kebijakan Anti-Korupsi: Suatu Studi Perbandingan Lembaga Anti-Korupsi di Indonesia dan Hong Kong. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(4). https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i4.6835

Arifin, R., Rodiyah, & Puspita, F. (2019). A Comparative Analysis of Indonesia’s KPK and Hong Kong ICAC in Eradicating Corruption. Jambe Law Journal, 2(2), 163–179. https://doi.org/10.22437/jlj.2.2.163-179

Cahyani, T. D., Md. Said, M. H., & Hassan, M. S. (2023). Comparative Analysis of The Effectiveness of Punishment Over Corruption in Indonesia and Hong Kong. Journal of Educational and Social Research, 13(5), 328–338. https://doi.org/10.36941/jesr-2023-0140

Calvin, A. (2024). Extraordinary Investigation Power of the Anti-Corruption Agencies in Indonesia and Singapore. Tumou Tou Law Review, 3(1), 15–22. https://doi.org/10.35801/tourev.v3i1.52166

Erlangga, D., Hafrida, & Rapik, M. (2025). Investigative Authority and Institutional Autonomy in Corruption Crimes: A Comparative Study between Indonesia and Hong Kong. PAMPAS: Journal of Criminal Law, 6(3), 306–323. https://doi.org/10.22437/pampas.v6i3.48446

Handayani, R. T., & Bangun, A. R. (2026). Perbandingan Lembaga Anti-Korupsi: Studi KPK Indonesia dan CPIB Singapura. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.62383/amandemen.v3i1.1464

Munawaroh, N. (2021). Perbandingan Sistem Pengawasan Lembaga Antikorupsi di Asia Pasifik. Lex Renaissance, 6(3), 505–519. https://doi.org/10.20885/JLR.vol6.iss3.art6

Putri, E. E., Silviani, N. Z., & Tantimin. (2025). Mutual Legal Assistance in Corruption Offenses’ Asset Recovery: A Comparative Study between Indonesia and Singapore. Uti Possidetis: Journal of International Law, 6(2), 260–277. https://doi.org/10.22437/up.v6i2.40835

Safitri, A. M., Kusumawati, A., & Pamungkas, O. G. (2023). Comparative Corruption Criminal Law: Comparative Study of Corruption Criminal Law in Indonesia and Singapore. HUMANIORUM, 1(4). https://doi.org/10.37010/hmr.v1i4.30

Sanjaya, A. P., & Trifena, I. (2023). The Role of Education in Curbing Corruption: A Comparison of Indonesia and Hong Kong. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 9(2), 241–256. https://doi.org/10.32697/integritas.v9i2.992

Prosiding Seminar:

Firmansyah, R. A., Rozak, R. A., & Annisa, S. N. (2024). Hukuman Mati Pelaku Tindak Pidana Korupsi dalam Perspektif Hukum dan Hak Asasi Manusia. Prosiding Seminar Nasional Hukum, Kebijakan Publik, Hak Asasi Manusia dan Keadilan, Vol. 2. Prosiding Seminar Nasional Hukum Nusa Putra

Iksan, M., Setiawan, W. T., & Fitriana, W. (2022). Reformulasi Peraturan tentang Tindak Pidana Korupsi melalui Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila. Prosiding Seminar Nasional Program Doktor Ilmu Hukum, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Prosiding Program Doktor Ilmu Hukum UMS

Maulana, F. P., & Elvany, A. I. (2024). Kebijakan Formulatif Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (Studi Perbandingan Indonesia dan Singapura). Prosiding Seminar Hukum Aktual Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Prosiding Seminar Hukum Aktual UII

Nuryono. (2023). Peran Kejaksaan dalam Penanggulangan Tindak Pidana Korupsi di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Hukum, Vol. 1 No. 2. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Hukum APPHI

Suriyadinata, E. Y., Nursela, S., & Rejeki, A. P. S. (2022). Kedudukan dan Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Ditinjau dari Perspektif Hukum Ketatanegaraan. Prosiding Seminar Nasional Hukum, Kebijakan Publik, Hak Asasi Manusia dan Keadilan. Prosiding Seminar Nasional Hukum Nusa Putra

Disertasi/Thesis/Skripsi:

Adelia, R. A. (2022). Efektivitas Komisi Pemberantasan Korupsi dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi Pasca Perubahan Undang-Undang KPK. Skripsi. Fakultas Hukum, Universitas Lampung.

Ariyanto, D. (2021). Perbandingan Sistem Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi antara Indonesia dan Singapura. Tesis. Program Magister Ilmu Hukum, Universitas Diponegoro.

Handayani, S. (2020). Independensi Lembaga Antikorupsi dalam Sistem Hukum Indonesia dan Hong Kong. Tesis. Program Magister Hukum, Universitas Gadjah Mada.

Kurniawan, A. (2023). Efektivitas Penegakan Hukum Tindak Pidana Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Indonesia. Skripsi. Fakultas Hukum, Universitas Sebelas Maret.

Prasetyo, B. (2019). Perbandingan Kewenangan Lembaga Antikorupsi di Indonesia, Singapura, dan Hong Kong. Disertasi. Program Doktor Ilmu Hukum, Universitas Indonesia.

Rahmawati, N. (2021). Budaya Hukum dan Pemberantasan Korupsi: Studi Komparatif Indonesia dan Hong Kong. Tesis. Program Magister Ilmu Hukum, Universitas Airlangga.

Sari, D. P. (2022). Analisis Perbandingan Sistem Hukum Pemberantasan Korupsi di Indonesia dan Singapura. Skripsi. Fakultas Hukum, Universitas Hasanuddin.

Wibowo, H. (2020). Reformasi Sistem Hukum Pemberantasan Korupsi di Indonesia dalam Perspektif Perbandingan Hukum. Disertasi. Program Doktor Ilmu Hukum, Universitas Padjadjaran.

Published

2026-06-18

How to Cite

Efektivitas Sistem Hukum Pemberantasan Korupsi di Indonesia, Singapura, dan Hong Kong. (2026). INOMATEC: Jurnal Inovasi Dan Kajian Multidisipliner Kontemporer , 1(8). https://portalpublikasi.com/index.php/inomatec/article/view/1448

Similar Articles

21-30 of 343

You may also start an advanced similarity search for this article.