Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara: Kajian Kedudukan dan Fungsi dalam Regulasi Kebahasaan
Keywords:
Bahasa Indonesia, Regulasi Kebahasaan, Kebijakan Bahasa, Analisis Dokumen, Identitas Nasional.Abstract
Indonesia memiliki kekayaan lebih dari 719 bahasa daerah yang membutuhkan payung hukum kuat bagi bahasa Indonesia sebagai bahasa negara untuk menjaga integrasi nasional dari gempuran globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif kedudukan hukum bahasa Indonesia serta mengidentifikasi fungsi-fungsi strategisnya dalam berbagai instrumen regulasi kebahasaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain analisis dokumen (document analysis) melalui teknik analisis isi, kategorisasi, dan interpretasi yang divalidasi dengan triangulasi dokumen serta uji pakar (member checking). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan bahasa Indonesia merupakan mandat konstitusional imperatif yang kini bergeser menjadi instrumen diplomasi budaya di tingkat global melalui fungsi administratif, akademik, dan internasionalisasi yang unik serta adaptif. Namun, ditemukan celah mengkhawatirkan antara regulasi dan realitas akibat fenomena "gengsi komersial" yang mendewakan bahasa asing di ruang publik sehingga mengancam kedaulatan bahasa nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun bahasa Indonesia sangat mapan secara tekstual sebagai perekat sosiopolitik, diperlukan kemauan politik (political will) yang kuat dan penegakan hukum domestik yang konsisten agar regulasi kebahasaan tetap hidup sebagai identitas bangsa yang berdaulat, bukan sekadar pelengkap simbolis dalam tata hukum nasional.
References
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2023). Bahasa dan Peta Bahasa di Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://petabahasa.kemendikdasmen.go.id
Bowen, G. A. (2009). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027
Fereday, J., & Muir-Cochrane, E. (2006). Demonstrating Rigor Using Thematic Analysis: A Hybrid Approach of Inductive and Deductive Coding and Theme Development. International Journal of Qualitative Methods, 5(1), 80–92. https://doi.org/10.1177/160940690600500107
Krippendorff, K. (2019). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. SAGE Publications, Inc. https://doi.org/10.4135/9781071878781
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (Fourth edition). SAGE.
Muslich, M. (2010). Bahasa Indonesia pada era globalisasi: Kedudukan, fungsi, pembinaan, dan pengembangan. Bumi Aksara.
Perpres, Legis. No. Berita Negara RI Tahun 2019 No. 180., Perpres No. 63/2019 63 (2019).
PP, Legis. No. UU No. 24 Tahun 2009, 57 PP No. 57/2014 (2014).
Saldaña, J. (2025). The coding manual for qualitative researchers (5e ed.). Sage.
Spolsky, B. (2018). The Cambridge handbook of language policy (First paperback edition). Cambridge University Press.
UU RI, Legis. No. Lembaran Negara RI Tahun 2009 No. 109., 24 UU No. 24/2009 (2009).
Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2021). An introduction to sociolinguistics (Eighth edition). Wiley-Blackwell.