Analisis Pro dan Kontra Kemenangan Prabowo-Gibran di Tengah Isu-Isu Kontroversial Pada Tahun 2024

Authors

  • M. Sofian Suhairi Tanjung Universitas Malikussaleh Author
  • Zulham Universitas Malikussaleh Author
  • Zulfadli Universitas Malikussaleh Author
  • Taufik Universitas Malikussaleh Author
  • Bimby Hidayat Universitas Malikussaleh Author

Keywords:

Prabowo-Gibran, Mahasiswa Aktivis, Pro-Kontra, Isu Kontroversial

Abstract

Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 menjadi salah satu momen politik paling dinamis dalam sejarah demokrasi Indonesia. Kemenangan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memunculkan berbagai isu kontroversial, seperti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait batas usia calon wakil presiden, dugaan politik dinasti, serta keterlibatan kekuasaan dalam proses politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pro dan kontra mahasiswa aktivis Universitas Malikussaleh terhadap kemenangan Prabowo-Gibran di tengah isu-isu tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling dalam menentukan informan, yang terdiri dari mahasiswa aktivis dengan pandangan politik yang beragam. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Critical Discourse Analysis (CDA) serta didukung oleh teori komunikasi politik dan konsep pro-kontra untuk memahami konstruksi wacana dan pandangan yang terbentuk di kalangan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola utama dalam wacana mahasiswa aktivis. Kelompok pro menilai kemenangan Prabowo-Gibran sebagai bentuk legitimasi demokratis dan keberlanjutan pembangunan nasional, serta memandang isu-isu kontroversial sebagai dinamika wajar dalam politik. Sebaliknya, kelompok kontra menilai kemenangan tersebut sebagai bentuk kemunduran demokrasi akibat adanya intervensi kekuasaan dan praktik politik dinasti. Kedua kelompok sama-sama menunjukkan kesadaran politik yang tinggi dan memanfaatkan wacana politik untuk memperjuangkan pandangan ideologis masing-masing. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perdebatan pro dan kontra di kalangan mahasiswa aktivis bukan sekadar perbedaan ideologis, melainkan bentuk partisipasi politik kritis dalam merespons dinamika demokrasi Indonesia. Mahasiswa aktivis berperan penting sebagai penyeimbang wacana kekuasaan, baik melalui dukungan terhadap stabilitas maupun melalui kritik terhadap penyimpangan demokrasi. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa ruang diskursus politik di kalangan mahasiswa masih menjadi arena penting dalam menjaga idealisme dan moralitas demokrasi di Indonesia.

Published

2026-04-09

Similar Articles

31-40 of 104

You may also start an advanced similarity search for this article.