Komposisi Hasil Tangkapan Longline Yang Didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap

Authors

  • Gesta Sasqia Universitas Padjadjaran Author
  • Aosa Padhel Valique Universitas Padjadjaran Author
  • Salsabila A’zahra Universitas Padjadjaran Author

DOI:

https://doi.org/10.70294/

Keywords:

Bycatch, Komposisi hasil tangkapan, Longline, PPS Cilacap, Tuna

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap merupakan salah satu pusat pendaratan ikan tuna di pantai selatan Jawa yang banyak memanfaatkan alat tangkap longline. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan komposisi hasil tangkapan alat tangkap longline serta mengidentifikasi pemanfaatan hasil tangkapan sampingan yang didaratkan di PPS Cilacap. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2025 dengan metode observasi langsung dan wawancara terhadap enumerator serta nelayan. Data yang dikumpulkan berupa jenis, jumlah, dan bobot ikan hasil tangkapan yang kemudian dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan utama dan hasil tangkapan sampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total hasil tangkapan mencapai 265.445 kg yang terdiri dari hasil tangkapan utama sebesar 199.855 kg (75%) dan hasil tangkapan sampingan sebesar 65.590 kg (24,9%). Hasil tangkapan utama didominasi oleh madidihang (Thunnus albacares), diikuti oleh tuna mata besar (Thunnus obesus), cakalang (Katsuwonus pelamis), dan albakora (Thunnus alalunga). Sementara itu, hasil tangkapan sampingan terdiri dari berbagai jenis ikan pelagis besar dan biota laut lainnya seperti cumi karet (Sthenoteuthis oualaniensis), ikan pedang (Xiphias gladius), serta beberapa jenis hiu. Dominannya hasil tangkapan utama menunjukkan bahwa alat tangkap longline cukup efektif dan selektif dalam menangkap ikan target, meskipun masih menghasilkan tangkapan sampingan yang cukup beragam.

Downloads

Published

2026-03-13

Similar Articles

1-10 of 375

You may also start an advanced similarity search for this article.