Gambaran Pemanfaatan Obat Tradisional pada Penderita Hipertensi di Puskesmas 1 Kediri
Keywords:
Hipertensi, Obat Tradisional, PemanfaatanAbstract
Hipertensi adalah penyakit metabolik yang pengendaliannya dapat dilakukan melalui terapi konvensional dan komplementer. Pengobatan tradisional adalah salah satu bentuk terapi komplementer yang digunakan untuk mengelola hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan obat tradisional pada pasien hipertensi di Puskesmas 1 Kediri. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel 172 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden yang paling rentan terkena hipertensi adalah wanita dari rentang usia 35-50 tahun sebanayak 100 responden (58,5%)dengan mayoritas reponden tidak bekerja/IRT sebanyak 55 orang (32,5%) dan paling banyak menderita hipertensi dalam periode 1 – 5 tahun terakhir (sedang) sebanyak 64 orang (37,4%). Responden yang telah menggunakan obat tradisional 97 responden (56,7%) berupa konsumsi buah semangka sebagai jenis obat yang paling umum dipilih oleh 89 responden (52,0%). Persepsi responden yaitu terdapat sebanyak 43 responden (25,1%), mengenai penggunaan obat tradisional mengungkapkan bahwa sangat efektif untuk mengelola tekanan darah dan mayoritas responden berkeinginan untuk tetap melanjutkan penggunaan obat tradisional yaitu sebanyak 51 responden (29,8%).