Efektivitas Pijat Bayi dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi: Literatur Review
Keywords:
Pijat bayi; Perawatan bayi; Tidur bayi; Terapi nonfarmakologis; Kualitas tidurAbstract
Tidur adalah kebutuhan fisiologis mendasar yang memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi, terutama selama bulan-bulan awal kehidupan. Kualitas tidur yang buruk pada bayi dapat berdampak negatif pada pertumbuhan fisik, perkembangan saraf, dan regulasi emosional. Pijat bayi secara luas diakui sebagai intervensi non-farmakologis yang dapat meningkatkan kualitas tidur dengan mendorong relaksasi dan kenyamanan fisiologis. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pijat bayi dalam meningkatkan kualitas tidur bayi berdasarkan bukti ilmiah terkini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan literatur, yang menelaah hasil-hasil penelitian sebelumnya tentang efektivitas pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi. Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah terbit tahun 2019–2025 dan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan hubungan antara pijat bayi dan peningkatan kualitas tidur. Studi yang ditinjau secara konsisten menunjukkan bahwa pijat bayi secara signifikan meningkatkan kualitas tidur bayi. Peningkatan ditunjukkan oleh peningkatan durasi tidur, penurunan frekuensi terbangun di malam hari, dan peningkatan fase tidur nyenyak. Beberapa studi juga melaporkan manfaat tambahan, termasuk peningkatan nafsu makan dan penambahan berat badan. Secara keseluruhan, pijat bayi menunjukkan efek positif yang signifikan secara statistik pada kualitas tidur di berbagai kelompok usia bayi. Pijat bayi adalah intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, dan praktis untuk meningkatkan kualitas tidur bayi. Temuan ini mendukung penggunaannya sebagai bagian dari perawatan bayi rutin untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Namun, sebagian besar studi yang ditinjau menggunakan desain pra-eksperimental dengan ukuran sampel yang terbatas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menggunakan uji coba terkontrol secara acak dengan populasi yang lebih besar untuk memperkuat dasar bukti dan mengeksplorasi hasil jangka panjang.