Arbitrase Syariah: Sebuah Manifestasi Keadilan dan Perdamaian Berbasis Al-Qur'an (Analisis Yuridis -Teologis Terhadap Surat Al-Hujurat Ayat 9 dan An-Nisa Ayat 35)

Authors

  • Muhammad Eshar Al Falah Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Fitrah Alif Tama Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Sawitri Yuli Hartati Universitas Muhammadiyah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.70294/qwfnxe37

Keywords:

Arbitrase Syariah, Tahkim, Al Hujurat:9, AnNisa:35, Penyelesaian Sengketa, Keadilan, Perdamaian

Abstract

Dalam ranah penyelesaian sengketa kontemporer, arbitrase syariah tampil sebagai instrumen alternatif non-litigasi yang berakar kuat pada prinsip-prinsip hukum Islam. Analisis teologis dari konstitusi Islam, khususnya Surah Al-Hujurat ayat 9 dan Surah An-Nisa ayat 35, menunjukkan basis normatif yang kokoh bagi konsep arbitrase atau tahkim. Kedua ayat tersebut secara implisit maupun eksplisit menggaris bawahi esensi peran pihak ketiga yang imparsial dan adil dalam memediasi serta menyelesaikan perselisihan yang timbul, baik dalam konteks relasi sosial kemasyarakatan maupun dinamika internal keluarga. Penelitian ini berupaya mengkaji secara mendalam landasan teologis dan kontur implementasi arbitrase syariah di Indonesia, dengan fokus pada peran institusional Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS). Menggunakan metodologi penelitian normatif dengan pendekatan yuridis-teologis, temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa arbitrase syariah tidak hanya relevan sebagai mekanisme penyelesaian sengketa ekonomi syariah, namun juga merupakan aktualisasi konkret dari nilai-nilai luhur keadilan ('adl), perdamaian (ishlah), dan musyawarah yang diajarkan dalam Al-Qur’an.

Published

2026-01-11

Issue

Section

Kajian Kontemporer

Similar Articles

21-30 of 115

You may also start an advanced similarity search for this article.