Mikro-Kosmologi Bali Sebagai Kerangka Desain Façade Hospitality Kontemporer di Iklim Tropis
Keywords:
Mikro-Kosmologi Bali, Façade Hospitality, Identitas, Arsitektur, Komodifikasi Budaya, Iklim TropisAbstract
Perkembangan arsitektur hospitality di Bali menunjukkan kecenderungan adopsi gaya global yang mengaburkan identitas lokal, sementara nilai-nilai budaya Bali sering direduksi menjadi ornamen dekoratif. Fenomena ini memperkuat praktik komodifikasi budaya, di mana elemen tradisi digunakan sebagai citra visual tanpa berfungsi sebagai struktur desain. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka desain façade hospitality kontemporer berbasis mikro-kosmologi Bali, yang meliputi prinsip Tri Mandala, Sanga Mandala, Asta Kosala-Kosali, dan Tri Hita Karana, sebagai sistem pengatur komposisi façade yang operasional. Metode penelitian menggunakan sintesis literatur terkini (2020–2025), analisis konseptual, dan perumusan parameter Perkembangan arsitektur hospitality di Bali menunjukkan kecenderungan adopsi gaya global yang mengaburkan identitas lokal, sementara nilai-nilai budaya Bali sering direduksi menjadi ornamen dekoratif. Fenomena ini memperkuat praktik komodifikasi budaya, di mana elemen tradisi digunakan sebagai citra visual tanpa berfungsi sebagai struktur desain. Artikel ini bertujuan merumuskan kerangka desain façade hospitality kontemporer berbasis mikro-kosmologi Bali, yang meliputi prinsip Tri Mandala, Sanga Mandala, Asta Kosala-Kosali, dan Tri Hita Karana, sebagai sistem pengatur komposisi façade yang operasional. Metode penelitian menggunakan sintesis literatur terkini (2020–2025), analisis konseptual, dan perumusan parameter