Menghitung Nilai Budaya: Tantangan Penilaian Koleksi di Museum Sri Baduga
Keywords:
Penilaian Budaya, Museum Sri Baduga, Heritage AssetsAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses serta tantangan dalam penilaian nilai budaya koleksi di Museum Sri Baduga, khususnya dari perspektif akuntansi dan pengelolaan heritage assets. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara terhadap pengelola museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian koleksi masih bergantung pada interpretasi personal kurator dan belum didukung oleh standar penilaian baku maupun sistem dokumentasi digital yang memadai. Kondisi tersebut berdampak pada kesulitan dalam pencatatan, pengakuan, dan pelaporan koleksi sebagai aset budaya dalam laporan keuangan. Selain itu, karakteristik koleksi museum yang unik, tidak dapat diperbarui, dan tidak memiliki nilai pasar yang jelas menjadi tantangan tersendiri dalam penerapan standar akuntansi yang berlaku. Penelitian ini juga mengidentifikasi peluang pengembangan melalui integrasi digitalisasi koleksi, penyusunan kerangka penilaian budaya yang lebih objektif, serta kolaborasi dengan akademisi dan komunitas budaya. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar penguatan sistem penilaian nilai budaya yang lebih komprehensif, akuntabel, dan berkelanjutan dalam pengelolaan Museum Sri Baduga.