Akulturasi Islam dan Budaya dalam Tradisi Pelet Betteng: Studi Kasus di Desa Aeng Panas

Authors

  • Mohammad Taufiq Hidayatullah Universitas Al-Amien Prenduan Author
  • Encung Universitas Al-Amien Prenduan Author

Keywords:

Akulturasi, Islam , Budaya Lokal, Pelet Betteng, Desa Aeng Panas

Abstract

Tradisi Pelet Betteng merupakan salah satu tradisi lokal masyarakat Madura yang berkaitan dengan ritual kehamilan, khususnya pada kehamilan pertama. Tradisi ini umumnya dilaksanakan sebagai bentuk doa, rasa syukur, dan harapan agar ibu hamil dan bayi yang dikandung memperoleh keselamatan serta kelancaran sampai proses persalinan. Dalam perkembangannya, tradisi Pelet Betteng mengalami perubahan melalui masuknya nilai-nilai Islam ke dalam praktik ritualnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelaksanaan tradisi Pelet Betteng di Desa Aeng Panas serta menganalisis proses akulturasi Islam dan budaya lokal yang terjadi dalam tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tokoh agama, tokoh adat atau dukun bayi, ibu hamil yang melaksanakan tradisi, serta masyarakat yang terlibat dalam prosesi Pelet Betteng. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Pelet Betteng di Desa Aeng Panas mencerminkan proses akulturasi antara ajaran Islam dan budaya lokal Madura. Hal tersebut terlihat dari masuknya unsur-unsur Islam seperti pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an, tahlil, shalawat, dan doa-doa Islam dalam rangkaian prosesi tradisi. Beberapa praktik adat yang dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam mengalami penyesuaian atau penggantian tanpa menghilangkan makna utama tradisi. Dengan demikian, Pelet Betteng dapat dipahami sebagai praktik budaya-religius yang mampu mempertahankan identitas budaya lokal sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat.

References

Abdussamad, Zuchri. Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press, 2021.

Abubakar, Rifa’i. Pengantar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: SUKA-Press UIN Sunan Kalijaga, 2021.

Aisara, Fidhea, Nursaptini, dan Arif Widodo. “Melestarikan Kembali Budaya Lokal melalui Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Anak Usia Sekolah Dasar.” Jurnal Cakrawala.

Al-Amri, Limyah. “Akulturasi Islam dalam Budaya Lokal.” Kuriositas, Vol. 11, No. 2, 2017.

Arif, Muhammad. Akulturasi Budaya Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Ngejot di Desa Pegayaman Bali. Jakarta Selatan: Publika Indonesia Utama, 2018.

Arifin, Ahmad Imamul, dkk. “Makna Nilai dalam Tradisi Pelet Betteng Masyarakat Suku Madura Desa Sungai Malaya Kabupaten Kubu Raya.” Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, Vol. 6, No. 2, 2023.

Ayunda, Dinda, dan Asih Ria Ningsih. “Tradisi Peringatan Tingkepan (7 Bulanan) Masyarakat Suku Jawa Desa Mahato.” Journal of Literature Rokania, Vol. 1, No. 2, 2022.

Fiantika, Feny Rita, dkk. Metodologi Penelitian Kualitatif. Sumatera Barat: PT Global Eksekutif Teknologi, 2022.

Hammam. Tokoh Masyarakat Desa Aeng Panas. Wawancara, 7 Agustus 2025.

Harahap, Aidul Azhari, dan Sehat Sultoni Dalimunthe. “Islam dan Negara Indonesia: Studi Kajian Politik Pendidikan Islam di Indonesia.” TAZKIR: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman, Vol. 9, No. 2, 2023.

Hasan, Muhammad, dkk. Metode Penelitian Kualitatif. Jawa Timur: Tahta Media Group, 2022.

Hidayatullah, Mohammad Taufiq. Akulturasi Islam dan Budaya dalam Tradisi Pelet Betteng: Studi Kasus di Desa Aeng Panas. Skripsi. Universitas Al-Amien Prenduan Sumenep Madura, 2026.

Japarudin. Islam dan Budaya Lokal dalam Tradisi Tabut. Yogyakarta: Samudra Biru, 2021.

Karmadi, Agus Dono. “Budaya Lokal sebagai Warisan Budaya dan Upaya Pelestariannya.” Jawa Tengah: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Khasanah, Lastri. “Akulturasi Agama dan Budaya Lokal: Upaya Membangun Keselarasan Islam dan Budaya Jawa.” AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam dan Budaya, Vol. 2, No. 2, 2022.

Khoiri, Ahmad. “Moderasi Islam dan Akulturasi Budaya; Revitalisasi Kemajuan Peradaban Islam Nusantara.” Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam, Vol. 20, No. 1, 2019.

Kholis, Nur. “Mitoni dalam Persepsi Pendidikan Agama Islam.” ISLAMIDA, Vol. 1, No. 2, 2022.

Muamara, Ramli, dan Nahrim Ajmain. “Akulturasi Islam dan Budaya Nusantara.” Tanjak: Journal of Education and Teaching, Vol. 1, No. 2, 2020.

Mualim, Murniati, dan Rina Wahyuningsih. “Tradisi Tujuh Bulanan Kehamilan Adat Sunda Ditinjau Menurut Hukum Islam: Studi Kasus Desa Karangmuncang Kecamatan Cigandamekar Kabupaten Kuningan.” El’Ailaah: Jurnal Kajian Hukum Keluarga, Vol. 1, No. 2, 2022.

Murdiyanto, Eko. Penelitian Kualitatif: Teori dan Aplikasi Disertai Contoh Proposal. Yogyakarta: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat UPN “Veteran” Yogyakarta Press, 2020.

Naamy, Nazar. Metodologi Penelitian Kualitatif: Dasar-Dasar & Aplikasinya. Mataram: Pusat Penelitian dan Publikasi Ilmiah, 2019.

Ningrum, Khoiriyatul Layly Septi Wahyu, dan I Wayan Arsana. “Upacara Tujuh Bulanan (Tingkeban) bagi Ibu Hamil pada Masyarakat Desa Jubel Kidul Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan.” Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Vol. 2, No. 1, 2022.

Nuraisyah, Fitri, dan Hudaidah. “Mitoni sebagai Tradisi Budaya dalam Masyarakat Jawa.” Historia Madania, Vol. 5, No. 2, 2021.

Nurrohman, Nasruddin Suyuti, dan Paramitha Puwitasari. “Proses Akulturasi dalam Komunikasi Antarbudaya Suku Jawa dan Suku Bugis.” Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Pendidikan, Vol. 2, No. 2, 2024.

Putri, Astriana, dkk. “Akulturasi Nilai Budaya Islam dalam Upacara Pelet Betteng di Kecamatan Pademawu Pamekasan: Kajian Antropolinguistik.” Islamic Insight Journal, Vol. 4, No. 2, 2024.

Rahman, Syahrul, dan May Listia Pika. “Mitoni: Antara Budaya dan Agama.” Al-Fawatih: Jurnal Kajian Al-Qur’an dan Hadis, Vol. 1, No. 2, 2020.

Rijali, Ahmad. “Analisis Data Kualitatif.” Jurnal Alhadharah, Vol. 17, No. 33, 2018.

Roszi, Jurna Petri, dan Mutia. “Akulturasi Nilai-Nilai Budaya Lokal dan Keagamaan dan Pengaruhnya terhadap Perilaku-Perilaku Sosial.” Fokus: Jurnal Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan, Vol. 3, No. 2, 2018.

Saat, Sulaiman, dan Sitti Mania. Pengantar Metodologi Penelitian: Panduan bagi Peneliti Pemula. Sulawesi Selatan: Pusaka Almaida, 2019.

Saleh, Sirajuddin. Mengenal Penelitian Kualitatif: Panduan bagi Peneliti Pemula. Sulawesi Selatan: AGMA, 2023.

Samhadi dan Sitti Fathimah. “Penanggulangan Fundamentalisme Agama Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal: Studi atas Tradisi Pelet Betteng di Desa Pakamban Laok Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep.” El-Waroqoh: Jurnal Ushuluddin dan Filsafat, Vol. 6, No. 2, 2022.

Setiawan, Made Budiana, dkk. Akulturasi Kebudayaan pada Masyarakat di Wilayah 3T: Peran PKBM terhadap Perubahan Sosial Budaya Masyarakat. Jakarta Pusat: Kemendikbud, 2017.

Sofyan dan Kasim Yahiji. Akulturasi Islam dan Budaya Lokal: Studi Islam tentang Ritus-Ritus Kehidupan dalam Tradisi Lokal Muslim Gorontalo. Malang: Inteligensia Media, 2018.

Ummah, Laili Choirul. “Islamisasi Budaya dalam Tradisi Tujuh Bulanan (Mitoni) dengan Pembacaan Surat Yusuf dan Maryam pada Jamaah Sima’an Al-Qur’an di Desa Jurug Kecamatan Mojongso Kabupaten Boyolali.” Al-Itqan, Vol. 4, No. 2, 2018.

Downloads

Published

2026-07-09

How to Cite

Akulturasi Islam dan Budaya dalam Tradisi Pelet Betteng: Studi Kasus di Desa Aeng Panas. (2026). INOMATEC: Jurnal Inovasi Dan Kajian Multidisipliner Kontemporer , 1(09). https://portalpublikasi.com/index.php/inomatec/article/view/1519

Similar Articles

1-10 of 322

You may also start an advanced similarity search for this article.