Analisis Simbol dalam Film Laskar Pelangi
DOI:
https://doi.org/10.70294/Keywords:
Semiotika, Simbol, Makna, Film Laskar Pelangi, Charles Sanders Peirce, PendidikanAbstract
Film Laskar Pelangi bersetting pada tahun 1970-an di tanah Bangka Belitung yang terkenal akan tambang timahnya. Film ini memberikan gambaran tentang keterbatasan, budi pekerti, pertemanan, keluarga, dan pendidikan yang kuat. Laskar Pelangi menceritakan semangat perjuangan demi meraih pendidikan anak-anak desa yang memiliki keterbatasan materi serta sebuah sekolah yang bertahan dan mengedepankan budi pekerti, akhlak, dan aqidah di atas segalanya. Fenomena seperti pendidikan, budi pekerti, siswa kurang mampu, dan beberapa fenomena yang menjadi ikon dalam film Laskar Pelangi sangat menarik untuk diteliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat induktif. Penelitian menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce yang membagi tanda menjadi ikon, indeks, dan simbol. Namun, penelitian difokuskan pada analisis simbol dalam film Laskar Pelangi melalui adegan, dialog, latar, dan objek untuk mengetahui makna yang merepresentasikan nilai pendidikan, perjuangan, harapan, dan kehidupan sosial masyarakat.
References
Hirata, A. (2005). Novel Laskar Pelangi. Yogyakarta: P.T Bentng Pustaka.
Laskar Pelangi. (2008). Disutradarai oleh Riri Riza. Miles Films.
Sobur,Alex. 2017. Semiotika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Pelangi, Laskar, dan Karya Andrea. 2019. “ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL.” 2: 659–66.
Timah, Tambang. 1970. “ANALISIS SEMIOTIKA PADA FILM.” : 51–63.
Haryanto, Dwi, dan Program Pascasarjana-pengkajian Seni Rupa. “Semiotika film laskar pelangi.” : 161–79.
Purwanitaningrum, Emy, dan Subyantoro Haryadi. 2013. “Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.” 2(1): 1–12.
Barthes, Roland. “MYTHOLOGIES.”
Zoest, Aart Van. fiksi dan nonfiksi dalam ka.
Semiotika, Analisis, Charles Sanders, dan Peirce Pada. “Analisis semiotika charles sanders peirce pada simbol rambu lalu lintas dead end.” : 65–72.
Sabawana, Badar, Arga Dayu, dan Muhamad Rifat Syadli. 2023. “Memahami Konsep Semiotika Ferdinand De Saussure dalam Komunikasi.” 01: 152–64.