Puisi “Tawunu Bohu” sebagai Cerminan Nilai Religius dan Dinamika Sosial Masyarakat Gorontalo: Kajian Sosiologi Sastra

Authors

  • Wardatul Magfirah Dehiyo Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Srisusanti A. Kunuti Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Yunus Dama Universitas Negeri Gorontalo Author

Keywords:

Puisi Tawunu Bohu, Nilai Sosial, Masyarakat Gorontalo, Sosiologi Sastra, Kritik Sosial

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap nilai-nilai sosial yang terkandung dalam puisi Tawunu Bohu, mendeskripsikan cerminan kehidupan masyarakat Gorontalo yang terdapat dalam puisi tersebut, serta menganalisis hubungan unsur-unsur puisi dengan realitas sosial masyarakat melalui perspektif sosiologi sastra. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian adalah puisi Tawunu Bohu, sedangkan data berupa kutipan-kutipan puisi yang mengandung nilai sosial dan gambaran kehidupan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan deskripsi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Tawunu Bohu mengandung berbagai nilai sosial, yaitu nilai kebaikan, persaudaraan, kepedulian sosial, ketertiban sosial, dan tanggung jawab moral. Selain itu, puisi ini mencerminkan kehidupan masyarakat Gorontalo dalam menyambut pergantian tahun, seperti tradisi perayaan tahun baru, penggunaan petasan dan kembang api, serta kuatnya nilai religius dalam kehidupan masyarakat. Berdasarkan kajian sosiologi sastra, unsur tema, amanat, dan isi puisi memiliki hubungan yang erat dengan realitas sosial masyarakat Gorontalo. Puisi ini tidak hanya berfungsi sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai media kritik sosial dan kontrol sosial yang mengajak masyarakat untuk memperkuat nilai moral, menjaga persaudaraan, serta meningkatkan kualitas ibadah. Dengan demikian, Tawunu Bohu menjadi representasi kehidupan sosial masyarakat Gorontalo sekaligus sarana pelestarian nilai-nilai budaya dan religius yang hidup dalam masyarakat.

References

Abduh, N., Rachman, R. M., Gustang, A., Tahir, Q., Badrun, B., Wiriantari, F., & Safar, A. (2023). Dimensi Keberlanjutan Perdesaan dan Perkotaan. Tohar Media.

Anshari, A., & Juanda, J. (2024). Kajian sosiologi sastra novel karya Mahfud Ikhwan dan relevansinya terhadap pembelajaran sastra. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 10(1), 680-690.

Ayni, J. S., Zahid, A. Z. A., & Farihin, Z. (2025). Ekologi Sosial Baru Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Menggunakan Maggot di Dusun Winong. Dharmahita: Journal of Community Service and Development, 99-111.

Hasan, R. (2023). Pelestarian Budaya Lokal Masyarakat Dalam Pernikahan Di Desa Gunung Tiga Kecamatan Batang Hari Nuban Lampung Timur (Doctoral dissertation, IAIN Metro).

Isnanda, R. (2018, April). Sastra lisan sebagai cerminan kebudayaan dan kearifan lokal bagi masyarakat. In Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah (Vol. 3, No. 2).

Maemunah, S., Bayinah, F. N., & Sulastri, A. “Cerminan Masyarakat dalam Cerpen Satu Keluarga dalam Perahu Karya Okky Madasari: Tinjauan Sosiologi Sastra”

Nurfadilah, V. A. (2021). Kajian sosiologi sastra dalam novel Cermin Jiwa karya S. Prasetyo Utomo. JPI: Jurnal Pustaka Indonesia, 1(3), 151-158.

Putri, D. E., Fuad, M., & Suyanto, E. (2026). Representasi Kritik Ekonomi dan Modernisasi dalam Puisi “Kepada Uang” dan “Fotoku Abadi” Karya Joko Pinurbo: Kajian Sosiologi Sastra. ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 9(1), 193-203.

Salehuddin, S., Kamaruddin, S. A., Adam, A., & Nursida, A. (2025). Tradisi Tahun Baru Pada Masyarakat Papua Dalam Lensa Pemikiran Marxisme. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 61-71.

Widiawati, R., & Ansori, Y. Z. (2023). Pentingnya nilai-nilai sosial dan Perilaku sosial pada siswa. Jurnal Ilmiah Pendidik Indonesia, 2(1), 27-34.

Published

2026-06-03

Similar Articles

11-20 of 404

You may also start an advanced similarity search for this article.