Peran Metode Pembelajaran Baru dalam Mengatasi Keterbatasan Strategi Mengajar di Sekolah

Authors

  • Sasta Panjaitan IAKN Tarutung Author
  • Nika Berutu IAKN Tarutung Author
  • Linda Mawati Harefa IAKN Tarutung Author
  • Liasma Elaida Bancin IAKN Tarutung Author
  • Lili Vera Panggabean IAKN Tarutung Author
  • Lentiro Panggabean IAKN Tarutung Author

Keywords:

Metode Pembelajaran Baru, Strategi Mengajar, PAUD, Kreativitas Anak, Pembelajaran Inovatif

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah tahap pendidikan yang sangat penting karena menjadi dasar perkembangan kognitif, sosial emosional, bahasa, moral, dan motorik anak. Namun, banyak lembaga PAUD yang menggunakan strategi pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru saat melaksanakannya, yang membuat anak kurang aktif, bosan, dan kurang kreatif. Akibatnya, metode pembelajaran baru yang lebih kreatif dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini diperlukan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi metode pembelajaran baru dalam mengatasi keterbatasan strategi mengajar di PAUD dan bagaimana hal itu berdampak pada perkembangan anak usia dini. Studi ini menggunakan metodologi kualitatif dan studi literatur. Data ini berasal dari berbagai sumber, termasuk artikel, buku, jurnal ilmiah, dan temuan penelitian sebelumnya tentang pembelajaran dan pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran baru seperti pembelajaran berbasis bermain, pembelajaran berbasis proyek, penggunaan media digital interaktif, pendekatan STEAM, dan pembelajaran sentra dapat membuat pendidikan menjadi lebih aktif, kreatif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak. Selain itu, metode-metode ini juga meningkatkan kemampuan sosial anak, motivasi mereka untuk belajar, kreativitas, dan perkembangan kognisi mereka. Oleh karena itu, penerapan pendekatan pembelajaran baru sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD. Guru diharapkan dapat membuat inovasi pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan anak dan memenuhi kebutuhan mereka. Dengan demikian, proses belajar menjadi lebih efisien dan mendukung perkembangan anak dengan cara yang paling efektif.

References

Ahmad Susanto. Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Bumi Aksara, 2017.

Mulyasa. Manajemen PAUD. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2016.

Suyadi. Teori Pembelajaran Anak Usia Dini. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2014.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta, 2018.

Trianto. Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara, 2015.

Slameto. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta, 2013.

Rusman. Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2016.

Yuliani Nurani Sujiono. Konsep Dasar PAUD. Jakarta: Indeks, 2012.

Masitoh. Strategi Pembelajaran TK. Jakarta: Universitas Terbuka, 2011.

Fadlillah. Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. Jakarta: Prenadamedia, 2017.

Hamalik, Oemar. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara, 2015.

Munandar, Utami. Pengembangan Kreativitas Anak. Jakarta: Rineka Cipta, 2014.

Arsyad, Azhar. Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2016.

Syaodih, Nana. Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2011.

Piaget, Jean. The Psychology of the Child. New York: Basic Books, 1972.

Vygotsky, Lev. Mind in Society. Cambridge: Harvard University Press, 1978.

Morrison, George. Early Childhood Education Today. New Jersey: Pearson, 2012.

Hurlock, Elizabeth. Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga, 2013.

Lexy J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2017.

Nana Syaodih Sukmadinata. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya, 2015.

Published

2026-06-03

Similar Articles

31-40 of 525

You may also start an advanced similarity search for this article.