Peningkatan Kemampuan Tuja’i  Penyambutan Tamu pada Siswa SMP Negeri 2 Suwawa

Authors

  • Anesa Dwinarti Tute Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Novita Abas Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Jein Latif Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Salma Kadir Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Annisa Rumpabulu Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Ismit Badaru Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Ernawati Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Dakia N. Djou Universitas Negeri Gorontalo Author

Keywords:

Tuja'i Penyambutan Tamu, Bermain Peran, Siswa, Pelatihan

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam melaksanakan Tuja’i penyambutan tamu sebagai salah satu sastra lisan dan tradisi adat Gorontalo. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 2 Suwawa dengan sasaran siswa kelas VIII melalui metode pelatihan yang meliputi pemberian materi, demonstrasi, praktik bermain peran (role playing), dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pengertian Tuja’i, fungsi dalam adat, syarat menjadi baate, intonasi, posisi pelaku adat, serta tahapan prosesi penyambutan tamu. Pada tahap praktik, siswa dibagi ke dalam enam kelompok sesuai tahapan prosesi adat dan dibimbing langsung oleh pemateri. Evaluasi dilakukan menggunakan media Nearpod untuk mengukur pemahaman siswa secara interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode bermain peran efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa dalam membawakan Tuja’i, baik dari aspek pelafalan, intonasi, ekspresi, maupun penghayatan. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan kerja sama, rasa percaya diri, serta kesadaran siswa terhadap pentingnya pelestarian budaya daerah. Berdasarkan hasil evaluasi, sebagian besar siswa telah memahami tahapan prosesi adat dan makna Tuja’i dalam penyambutan tamu. Dengan demikian, kegiatan ini dinilai berhasil dalam memperkenalkan dan melestarikan sastra lisan serta nilai-nilai budaya Gorontalo kepada generasi muda.

References

AGUS, M. (2022). Analisis Mantra Pengobatan Masyarakat Melayu Desa Karimunting Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang (Pendekatan Semiotik) (Doctoral dissertation).

Andini, S. N. A. (2021) Metode Bermain Peran; Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran IPS. CV. Riau: DOTPLUS Publisher.

Asrif, N. F. N. (2010). Pembinaan dan pengembangan bahasa daerah dalam memantapkan kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia. Mabasan, 4(1), 11-23.

Azizah, N. (2013). Tingkat keterampilan berbicara ditinjau dari metode bermain peran pada anak usia 5-6 tahun. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 2(2).

Gunarti, Winda, dkk. (2010). Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Laya, R. (2024). Pohutu Molo'opu'Ritual Penerimaan Pemimpin Dalam Masyarakat Gorontalo. Reduplikasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, 4(1), 55-68.

Loko, O., Kaka, P. W., & Laksana, D. N. L. (2022). Integrasi Konten Dan Konteks Budaya Lokal Etnis Ngada Dalam Bahan Ajar Multilingual Untuk Pembelajaran Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Citra Pendidikan, 2(1), 180-189.

Rahman, A. (2016). Pengaruh bahasa daerah terhadap hasil belajar bahasa Indonesia peserta didik kelas 1 sd Inpres Maki Kecamatan Lamba Leda Kabupaten Manggarai Timur. Alaudin: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 3(2), 71-79.

Safitri, E. (2022). Pentingnya nilai-nilai budaya dalam pendidikan. Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 1(1), 1-8.

Setyawan, D. (2017). Tantangan Sastra Lisan Ditengah Era Digital. Kata Pengantar, 65.

Published

2026-05-24

Similar Articles

31-40 of 274

You may also start an advanced similarity search for this article.