Gaya Bahasa Satir dalam Puisi Dulahu Li Guru

Authors

  • Westin Hantuwa Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Salma Kadir Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Yunus Dama Universitas Negeri Gorontalo Author

Keywords:

Gaya Bahasa, Puisi Dulahu Li Guru, Satir, Bahasa Gorontalo, Sastra Lisan

Abstract

Penelitian ini membahas gaya bahasa satir dalam puisi Dulahu Li Guru yang berbahasa Gorontalo beserta terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Puisi tersebut dipilih karena mengandung berbagai sindiran terhadap perubahan perilaku guru dari masa lalu hingga masa kini serta kritik sosial terhadap perkembangan teknologi, gaya hidup, dan dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk gaya bahasa satir dan makna penggunaannya dalam puisi Dulahu Li Guru berdasarkan perspektif Gorys Keraf. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berupa puisi Dulahu Li Guru yang diambil dari akun media sosial Facebook milik Yunus Raymond Dama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan teknik simak, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mendeskripsikan data berdasarkan gaya bahasa satir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Dulahu Li Guru mengandung bentuk gaya bahasa satir berupa ironi, sinisme, dan satire. Gaya bahasa yang paling dominan adalah sinisme karena sindiran disampaikan secara langsung terhadap perilaku sosial guru masa kini. Makna penggunaan gaya bahasa satir dalam puisi tersebut mengandung kritik sosial, pengingat moral, serta refleksi terhadap perubahan nilai pengabdian dalam dunia pendidikan.

References

Data, A. 2014. Teknik pengumpulan data. Jurnal Pendidikan Mipa Susunan Redaksi, 4.

Gorys Keraf, D. 2009. Diksi dan Gaya Bahasa. Gramedia Pustaka Utama.

Mutmainah, M. 2022. Gaya Bahasa Pidato Mahmoud Abbas (Kajian Stilistika Perspektif Gorys Keraf). Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 7(3), 199.

Ignatia, H. E., Putri, F. Y., Sahda, A. A., Triski, W., & Elmustian, E. 2025. Menafsirkan Pesan Kritik Sosial dalam Puisi Degung Tanah Goyah Karya Iyut Fitra Melalui Pendekatan Semiotika Saussure. Jurnal Basataka (JBT), 8(2), 1655-1663.

Indrastuti, N. S. K. 2019. Nasionalisme dalam bingkai kritik sosial: Kajian sosio-pragmatik terhadap puisi indonesia modern. Poetika: Jurnal Ilmu Sastra, 7(1), 105-118.

Kadir, N. H. B. N. A. 2005. Pengajaran gaya bahasa dalam bahasa Melayu. Jurnal Pengajian Melayu, 16, 37-54.

Rompas, P. R., Aurel, H., & Yunus, S. 2026. Lagu sebagai Media Ekspresi Bahasa dan Sastra: Pemahaman Fungsi dan Makna dari Lagu Kami belum Tentu Karya. Feast. Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 2(1), 921-930.

Published

2026-05-19

Similar Articles

1-10 of 504

You may also start an advanced similarity search for this article.