Implikasi Perlindungan Saksi dan Korban Terhadap Efektivitas Pembuktian Tindak Pidana Pembunuhan oleh Jaksa Penuntut Umum: Studi Kasus dalam Perspektif KUHP

Authors

  • Vivi Rahmadani Universitas Prima Nusantara Bukittinggi Author
  • Jefri Maulana Putra Universitas Prima Nusantara Bukittinggi Author
  • Shakila Anatasya Universitas Prima Nusantara Bukittinggi Author
  • Muhammad Alvi Syukri Universitas Prima Nusantara Bukittinggi Author
  • Ridwan Putra Universitas Prima Nusantara Bukittinggi Author
  • Rini Suryanti Universitas Prima Nusantara Bukittinggi Author

Keywords:

Perlindungan Saksi dan Korban, Efektivitas Pembuktian, Jaksa Penuntut Umum, Tindak Pidana Pembunuhan, KUHAP

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikasi perlindungan saksi dan korban terhadap efektivitas pembuktian tindak pidana pembunuhan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perspektif KUHAP. Melalui pendekatan yuridis normatif dengan studi kasus pada perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J), penelitian ini menganalisis bagaimana mekanisme perlindungan saksi dan korban mempengaruhi kemampuan JPU dalam membuktikan tindak pidana pembunuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan saksi dan korban memiliki implikasi signifikan terhadap efektivitas pembuktian, terutama dalam mengamankan keterangan saksi pelaku (justice collaborator) yang menjadi kunci pengungkapan kebenaran materiel. Namun, terdapat ketegangan antara pemberian perlindungan dengan tuntutan akuntabilitas pidana terhadap saksi pelaku, yang tercermin dalam dilema hukum yang dihadapi JPU. Penelitian ini merekomendasikan penguatan harmonisasi antara Undang-Undang Perlindungan Saksi dan Korban dengan KUHAP serta peningkatan kapasitas JPU dalam memanfaatkan mekanisme perlindungan saksi untuk optimalisasi pembuktian.

Published

2026-04-28

Similar Articles

21-30 of 503

You may also start an advanced similarity search for this article.