Pengaruh Pengangguran dan PDRB terhadap UMR di Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.70294/Keywords:
Ekonomi Daerah, Pengangguran, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Sumatera Utara, Upah Minimum Regional (UMR)Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan pengangguran terhadap Upah Minimum Regional (UMR) di Sumatera Utara periode 2010–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda berbasis data time series yang diperoleh dari sumber resmi. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²), dengan didukung uji asumsi klasik meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap UMR, sedangkan pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap UMR. Secara simultan, PDRB dan pengangguran berpengaruh signifikan terhadap UMR. Nilai koefisien determinasi sebesar 96,17% menunjukkan bahwa variasi UMR dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah menjadi faktor utama dalam penentuan kebijakan upah minimum.