Dasar dan Bangunan: Hermeneutik Kritik Historis 1 Korintus 3: 10-23 dan Relevansinya bagi Gereja Masehi Injili di Minahasa
Keywords:
Tradisi, Arahan, Instruksi, Dasar, Bangunan, Bait Allah, HikmatAbstract
Bangunan yang dianggap layak, memiliki beberapa kriteria penilian yang sesuai standar. Begitu pun strategi memulai pekerjaan pembangunan, di pentingkan untuk menggunakan dasar yang kuat, sehingga mampu menopang bangunan yang akan didirikan di atasnya. Kerja hermeneutic memberikan ulasan yang jelas dan terarah dengan latar belakang teks yang mengangkat pengalaman dan instruksi yang diberikan oleh Rasul Paulus. Kebanyakan orang memberikan apa yang menjadi tuntutan dunia tanpa memperhatikan cara, keselarasan dengan kehidupan dan arahan kitab suci. Sama halnya yang menjadi nasehat Paulus bagi kehidupan berjemaat, dalam memulai pekerjaan sebagai orang yang percaya kepada Injil Kristus untuk tetap membangun di atas dasar iman kepada Yesus Kristus, yang adalah satu-satunya dasar yang kuat sehingga tidak ada yang bisa merobohkan kepercayaan, dan iman setiap jemaat. Dan pada akhirnya setiap pekerjaan yang dilakukan di atas dasar kebenaran akan menghasilkan hal yang baik dan akan bersifat kekal dan tahan uji.