Peran Perempuan Sebagai Reman Timah Dalam Mempertahankan Ketahanan Keluarga (Studi Desa Tanjung Gunung, Kabupaten Bangka Tengah)

Authors

  • Merwina Universitas Bangka Belitung Author
  • Fitri Ramdhani Harahap Universitas Bangka Belitung Author
  • Hidayati Universitas Bangka Belitung Author

DOI:

https://doi.org/10.70294/

Keywords:

Reman timah, Ketahanan keluarga, Fungsionalisme gender, Bangka Tengah

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena perempuan di Desa Tanjung Gunung yang melakukan kegiatan sebagai reman timah dan kemudian mendapatkan pandangan negatif dari masyarakat namun di satu sisi kegiatan ini dilakukan untuk menambah penghasilan keluarga. Penelitian ini berfokus pada peran perempuan dalam mempertahankan ketahanan keluarga. Sementara itu tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana peran dan fungsi reman perempuan dalam mempertahankan ketahanan keluarga secara sosial dan ekonomi di Desa Tanjung Gunung, serta untuk mengidentifikasi apa saja konsekuensi sosial ekonomi dari perempuan yang menjadi reman timah terhadap ketahanan keluarga. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini dipilih dengan teknik purposive sampling dengan melibatkan intensif pada 8 orang informan yang terdiri dari Kepala Desa Tanjung Gunung, Reman timah perempuan, dan Keluarga dari reman timah perempuan khususnya suami dan anaknya serta penambang laki-laki yang bekerja sebagai penambang timah. Penelitian ini menggunakan teori Fungsionalisme Gender Miriam Johnson sebagai pisau analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran perempuan sebagai reman timah sangatlah penting dalam upaya mempertahankan ketahanan keluarganya. Reman timah perempuan tidak hanya bertanggung jawab atas pekerjaan rumah tangga secara sosial, akan tetapi mereka juga terlibat aktif dalam menjaga keberlangsungan hidup keluarga dengan mencari pendapatan tambahan untuk membantu mencukupi kebutuhan sehari-hari secara ekonomi, selain itu keterlibatan kaum perempuan yang bekerja di ruang publik mengalami beberapa konsekuensi yaitu konsekuensi sosial, ekonomi, dan psikologi.

Published

2026-03-10

Similar Articles

61-70 of 84

You may also start an advanced similarity search for this article.