Dari Penambang Timah ke Petani Sawit:Studi Strategi Adaptasi Sosial Ekonomi Masyarakat di Desa Tempilang Kabupaten Bangka Barat
DOI:
https://doi.org/10.70294/Keywords:
Penambang Timah, Petani Sawit, Strategi Adaptasi, Sosial EkonomiAbstract
Peralihan pekerjaan penambang timah menjadi petani sawit terjadi karena menurunnya hasil pendapatan masyarakat yang tidak lagi menjanjikan. Kondisi ini mendorong masyarakat penambang timah untuk mencari pekerjaan baru yang cukup menjanjikan perekonomian dalam jangka waktu panjang. Masyarakat penambang timah memilih beralih pekerjaan sebagai petani sawit karena hasil dari panen sawit yang cukup menjanjikan dan stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis strategi adaptasi sosial ekonomi masyarakat penambang timah beralih menjadi petani sawit. Teori yang digunakan adalah tindakan sosial dengan konsep rasionalitas instrumental Max Weber. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan rasionalitas penambang timah beralih menjadi petani sawit, terdapat 2 strategi adaptasi masyarakat penambang timah beralih menjadi petani sawit yakni strategi adaptasi ekonomi dan strategi adaptasi sosial. Strategi adaptasi ekonomi terdapat dua indikator yaitu; (1) peralihan Mata pencaharian dari penambang timah menjadi petani sawit. (2) pemanfaatan uang tabungan untuk jangka panjang. Strategi adaptasi sosial terdapat dua indikator yaitu; (1) penguatan jaringan sosial dengan petani sawit. (2) melibatkan anggota keluarga dalam kegiatan pertanian dan analisis teori rasionalitas instrumental terhadap strategi adaptasi sosial ekonomi masyarakat penambang timah ke petani sawit.