Analisis Topik Pembelajaran Multikulturalisme Pada Pendidikan Agama Kristen Kelas XII Dalam Menumbuhkan Rasa Toleransi Beragama Siswa/i SMA Negeri 1 Siborongborong T.P 2024/2025

Authors

  • Netti Lorensia Turnip IAKN Tarutung Author
  • Dorlan Naibaho IAKN Tarutung Author
  • Grecetinovitria Butar-Butar IAKN Tarutung Author
  • Tianggur Medi Napitupulu IAKN Tarutung Author
  • Damayanti Sihombing IAKN Tarutung Author

Keywords:

Multikulturalisme, Pendidikan Agama Kristen, Toleransi Beragama

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana topik pembelajaran multikulturalisme dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) dapat menumbuhkan sikap toleransi beragama pada peserta didik kelas XII. Latar belakang penelitian didasari oleh pentingnya pendidikan agama yang tidak hanya menekankan aspek doktrinal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keberagaman, penghargaan perbedaan, dan kemampuan hidup harmonis di tengah masyarakat plural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru PAK dan siswa kelas XII, observasi proses pembelajaran, serta dokumentasi pendukung. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa topik multikulturalisme dalam pembelajaran PAK di SMA Negeri 1 Siborongborong diimplementasikan melalui materi yang menekankan nilai kasih, saling menghargai, dan hidup rukun. Guru berperan aktif dalam menciptakan suasana belajar yang dialogis dan inklusif, sementara siswa menunjukkan pemahaman yang baik tentang pentingnya toleransi antarumat beragama. Faktor pendukung keberhasilan meliputi metode pembelajaran partisipatif, dukungan sekolah terhadap kegiatan lintas agama, da keterlibatan siswa dalam diskusi serta praktik nyata. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran multikulturalisme dalam PAK berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan sikap toleransi beragama siswa. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya penguatan kurikulum berbasis multikultural dan pelatihan guru untuk meningkatkan kompetensi dalam membangun dilaog lintas agama dapat menjadi sarana strategis mewujudkan kerukunan di tengah masyarakat majemuk.

Published

2026-02-16

Similar Articles

41-50 of 112

You may also start an advanced similarity search for this article.