Strategi Optimasi Tekanan dan Komposisi Perekat pada Pengempaan Biobriket Tempurung Kelapa Melalui Sistem Monitoring Real-Time Berbasis Internet of Things (IoT)

Authors

  • Viona Khaira Fuadi Politeknik ATI Padang Author
  • Eko Supriadi Politeknik ATI Padang Author

Keywords:

Biobriket, IoT, Sistem Hidrolik, Sensor Tekanan, Tempurung Kelapa, Mutu Biobriket

Abstract

Kebutuhan energi terus meningkat sementara ketersediaan energi fosil semakin menurun, sehingga diperlukan pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang potensial adalah biobriket berbasis biomassa, misalnya tempurung kelapa, namun proses produksinya masih terkendala pada alat pengepres manual yang menghasilkan tekanan tidak stabil dan mutu produk kurang konsisten. Penelitian ini bertujuan memodifikasi alat pengempa biobriket dengan sistem hidrolik berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor tekanan Load Cell Zemic 2 ton, amplifier HX711, dan mikrokontroler ESP32 yang diintegrasikan dengan LCD serta aplikasi Blynk untuk pemantauan real-time. Metode penelitian meliputi tahap perancangan alat, pengujian variasi perekat (4%, 5%, 7%, 9%), variasi tekanan (40, 60, 80, 100 Psi), dan ukuran partikel (mesh 80 dan 100), serta evaluasi mutu biobriket mengacu pada parameter SNI. Hasil menunjukkan kondisi optimum pada perekat 5%, tekanan 80 Psi, dan mesh 100 dengan kadar air 6,91%, densitas 0,63-0,97 g/cm³, kadar abu 12-13%, volatile matter 15-19%, dan fixed carbon 61-66%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan IoT pada sistem hidrolik berhasil meningkatkan akurasi pemantauan tekanan, efisiensi proses, dan konsistensi mutu biobriket, meskipun kandungan abu dan volatile matter masih perlu diturunkan agar sesuai standar SNI.

Published

2026-01-31

Similar Articles

31-40 of 126

You may also start an advanced similarity search for this article.