Sosialisasi PMBA dan Demo Masak Bergizi: Edukasi Pencegahan Stunting di Desa Simbangkulon dengan Participatory Action Research (PAR)
Keywords:
Stunting, PMBA, Pengabdian Masyarakat, PAR, Gizi AnakAbstract
Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak serius terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pencegahan stunting memerlukan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dan Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, dengan fokus pada edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) sebagai strategi pencegahan stunting. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Agustus 2025 di Kelurahan Simbang Kulon, Kabupaten Pekalongan, dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Rangkaian kegiatan meliputi penyuluhan gizi, diskusi interaktif, demonstrasi masak makanan bergizi, distribusi 130 butir telur, serta monitoring pascakegiatan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai stunting dan PMBA. Selain itu, terdapat perubahan perilaku dalam pemberian makan anak, serta indikasi peningkatan berat badan pada beberapa anak berisiko stunting. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi gizi berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan praktik pengasuhan yang mendukung pencegahan stunting. Diharapkan program serupa dapat direplikasi dan dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor.