Resistensi Antibiotik dan Peran Kewarganegaraan Dalam Upaya Pencegahannya

Authors

  • Defina Oktavia Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Desti Reswinta Sari Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Diega Alyadina Suprawijaya Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Elda Annira Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Frillyaa Annisa Meilani Universitas Muhammadiyah Bandung Author
  • Sugiartiningsih Universitas Muhammadiyah Bandung Author

DOI:

https://doi.org/10.70294/ino968

Keywords:

Resistensi Antibiotik, Kewarganegaraan, Edukasi Kesehatan, Rasionalitas Penggunaan Obat

Abstract

Resistensi antibiotik merupakan ancaman serius bagi kesehatan global, termasuk di Indonesia. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional telah mempercepat timbulnya resistensi bakteri, sehingga efektivitas pengobatan menurun dan risiko kesehatan meningkat. Upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga seluruh warga negara sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai kewarganegaraan aktif. Penelitian pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Lestari dan Marchaban (2023) menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi tentang penggunaan antibiotik yang rasional. Artikel ini mengkaji resistensi antibiotik dari perspektif kewarganegaraan Indonesia, menekankan pentingnya literasi kesehatan, tanggung jawab sosial, dan partisipasi warga dalam menjaga kesehatan publik. Dengan demikian, pengendalian resistensi antibiotik dapat menjadi cerminan pelaksanaan nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam bidang kesehatan.

Published

2026-01-23

Similar Articles

41-50 of 106

You may also start an advanced similarity search for this article.