Hubungan Antara Usia, Paritas, dan Pendidikan terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi IUD Post Plasenta di RSUD Panembahan Senopati Bantul Tahun 2024

Authors

  • Dewi Sekar Wulandari Politeknik Kesehatan Ummi Khasanah Author
  • Nuryuliana Politeknik Kesehatan Ummi Khasanah Author

Keywords:

IUD Post Plasenta, Usia, Paritas, Pendidikan, Pemilihan Kontrasepsi.

Abstract

Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD) post plasenta merupakan salah satu metode efektif untuk menekan angka unmet need Keluarga Berencana (KB) serta mengatur jarak kehamilan. Keputusan ibu dalam memilih kontrasepsi IUD post plasenta dipengaruhi oleh berbagai faktor demografi, seperti usia, paritas, dan tingkat pendidikan.  Tujuan: Menganalisis hubungan antara usia, paritas, dan tingkat pendidikan terhadap pemilihan alat kontrasepsi IUD post plasenta di RSUD Panembahan Senopati Bantul tahun 2024.  Metode: Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan rancangan cross-sectional menggunakan data sekunder rekam medis ibu bersalin tahun 2024. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin yang menggunakan IUD postpartum sebanyak 786 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan systematic random sampling (kelipatan 4) sehingga diperoleh sampel sebanyak 197 responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Fisher's Exact. Hasil: Sebagian besar responden berada pada kategori usia reproduksi sehat 20–35 tahun (80,2%), paritas multipara–grande multipara (62,9%), berpendidikan tinggi (81,2%), dan memilih menggunakan IUD post plasenta (99,0%). Hasil uji bivariat Fisher's Exact menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara usia (p-value = 0,358), paritas (p-value = 0,531), maupun pendidikan (p-value = 0,341) terhadap pemilihan alat kontrasepsi IUD post plasenta (p > 0,05). Kesimpulan: Usia, paritas, dan pendidikan tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan pemilihan kontrasepsi IUD post plasenta di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Tinggi-rendahnya cakupan penggunaan IUD post plasenta diduga lebih didominasi oleh faktor luar seperti kualitas edukasi, konseling antenatal, serta peran aktif tenaga kesehatan. Disarankan bagi fasilitas pelayanan kesehatan untuk terus mengoptimalkan pelayanan konseling KB sejak masa kehamilan.

References

Badan Pusat Statistik. (2025). Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Dalam Angka 2025. Yogyakarta: BPS Daerah Istimewa Yogyakarta.

BKKBN. (2021a). Glosarium dan Istilah Pendataan Keluarga. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.

BKKBN. (2021b). Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI & BKKBN.

BKKBN. (2024). Pedoman Pelayanan Kontrasepsi dan Keluarga Berencana. Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional / Kementerian Kesehatan RI.

Dewiyanti, N. (2020). Hubungan umur dan jumlah anak terhadap penggunaan metode kontrasepsi di Puskesmas Bulak Banteng Surabaya. Medical Technology and Public Health Journal, 4(1), 70-78. https://doi.org/10.33086/mtphj.v4i1.774

Gunardi, E. R., et al. (2021). Effectiveness and Safety of Postpartum Intrauterine Device Insertion at Cipto Mangunkusumo Hospital. Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology, 9(3), 142-148.

Haseli, A., et al. (2023). Predictors of long-acting reversible contraception usage among women of reproductive age. Journal of Nursing and Midwifery Sciences.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan. Jakarta: Kemenkes RI.

Rosyadi, M. A. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) pada wanita usia subur.

RSUD Panembahan Senopati. (2024). Laporan Profil Kesehatan RSUD Panembahan Senopati Bantul Tahun 2024. Bantul: RSUD Panembahan Senopati.

Samade, R., et al. (2024). Hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan wanita usia subur dengan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

Susilawati, et al. (2025). Hubungan faktor usia, paritas, dan tingkat pendidikan dengan pemilihan IUD paska plasenta di RSUD dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Masyarakat, 13(1), 45-53.

Syahidah, H., et al. (2024). Faktor predisposisi yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) pada wanita usia subur di Puskesmas Binong Tahun 2023. Jurnal Anestesi, 2(2).

Taufik, M., et al. (2024). Hubungan usia, pendidikan, dan paritas dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Desa Rawapanjang.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Kebidanan. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.

Downloads

Published

2026-08-04

How to Cite

Hubungan Antara Usia, Paritas, dan Pendidikan terhadap Pemilihan Alat Kontrasepsi IUD Post Plasenta di RSUD Panembahan Senopati Bantul Tahun 2024. (2026). INOMATEC: Jurnal Inovasi Dan Kajian Multidisipliner Kontemporer , 1(8). https://portalpublikasi.com/index.php/inomatec/article/view/1588

Similar Articles

51-60 of 253

You may also start an advanced similarity search for this article.