Efektivitas Beasiswa di Bojonegoro: Apakah Sudah Tepat Sasaran bagi Mahasiswa Kurang Mampu?

Authors

  • Iin Rohmatul Azizah Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Author

DOI:

https://doi.org/10.70294/

Keywords:

Kebijakan Pendidikan, Beasiswa Bojonegoro, Ketepatan Sasaran, Mahasiswa Kurang Mampu.

Abstract

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengalokasikan anggaran besar melalui Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 1015 untuk program Beasiswa Tidak Mampu demi memutus mata rantai kemiskinan daerah. Namun, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala struktural dan birokrasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan ketepatan sasaran penyaluran Beasiswa Tidak Mampu Kabupaten Bojonegoro bagi mahasiswa dari keluarga rentan ekonomi. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui studi dokumentasi regulasi dan wawancara mendalam dengan mahasiswa penerima manfaat, mahasiswa terdampak, serta organisasi daerah. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun program ini berhasil meringankan beban biaya kuliah instan bagi penerima, efektivitasnya belum optimal akibat dua hambatan utama. Pertama, syarat kaku akreditasi program studi minimal B mendiskriminasi mahasiswa miskin yang terlanjur berkuliah di kampus lokal berakreditasi rendah. Kedua, masalah birokrasi klasik berupa keterlambatan pencairan dana tahunan menciptakan beban finansial baru bagi mahasiswa rentan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi kebijakan ini belum sepenuhnya tepat sasaran dan inklusif. Pemerintah daerah direkomendasikan untuk mereformasi Standar Operasional Prosedur (SOP) pencairan dan memberikan fleksibilitas regulasi akreditasi khusus bagi kelompok miskin ekstrem.

References

Andita, E., & Miftakhul, M. (2024). Analisis kebijakan program beasiswa sepuluh sarjana per desa di Kabupaten Bojonegoro. CORE.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bojonegoro. (2024). Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Bojonegoro 2024. BPS Kabupaten Bojonegoro.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro. (2024). Juknis program beasiswa pendidikan tinggi. Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.

Fauzan, M. (2023). Kesenjangan ekonomi yang berdampak pada pendidikan di Indonesia. Kompasiana.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. (2024). Beasiswa sepuluh sarjana perdesa, pemkab Bojonegoro tingkatkan kualitas pendidikan, beri manfaat kurang mampu. Portal Resmi Kabupaten Bojonegoro.

Retno, D., & Budi, E. (2013). Pengaruh sektor migas terhadap pengembangan Bojonegoro. Jurnal Ekonomi dan Keuangan.

Sari, E. (n.d.). Analisis kebijakan program beasiswa sepuluh sarjana per desa di Kabupaten Bojonegoro [Skripsi, Universitas Bojonegoro]. Repository Universitas Bojonegoro.

Siswati, E. (2018). Analisis indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Sosioagribis, 5(1), 531.

Widayanti, F. I., & Rosdiana, W. (2026). Efektivitas program beasiswa sepuluh sarjana per desa di Kecamatan Kepohbaru. Jurnal Agile Governance, 1(1).

Wulandari, L., Kasiami, S., Subandi, E., Tjatur, K., Studi, P., & Publik, I. A. (2025). Implementasi Program Beasiswa Sepuluh Sarjana Per Desa di Kabupaten Bojonegoro. Jurnal Ilmiah Administrasi Negara), 9(1), 39–46

Downloads

Published

2026-05-26

Similar Articles

11-20 of 327

You may also start an advanced similarity search for this article.