Makna Ibadah Puasa Syawal dalam Puisi “Dulo Ito Mopuasato Sawwali”

Authors

  • Rahman D. Daad Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Yusrin Djalilu Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Rahmat Abdullah Universitas Negeri Gorontalo Author
  • Yunus Dama Universitas Negeri Gorontalo Author

Keywords:

Sastra Lisan, Puasa Syawal, Puisi Gorontalo, Nilai Religius

Abstract

Penelitian ini membahas makna ibadah Puasa Syawal dalam puisi Dulo Ito Mopuasato Sawwali karya Yunus Dama. Puisi ini merupakan salah satu sastra lisan Gorontalo yang mengandung nilai-nilai religius, khususnya berkaitan dengan ajaran Islam tentang Puasa Syawal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penggambaran ibadah Puasa Syawal serta mengungkap makna yang terkandung di dalamnya, seperti kesadaran akan kelemahan manusia dalam beribadah, konsistensi ketakwaan, serta pembersihan dan pengendalian diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berupa teks puisi Dulo Ito Mopuasato Sawwali yang dianalisis melalui pembacaan, penerjemahan, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai media dakwah yang mengajarkan pentingnya menjaga ibadah setelah Ramadan melalui pelaksanaan Puasa Syawal. Selain itu, puisi ini menegaskan bahwa ibadah tidak hanya bersifat ritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan ketakwaan kepada Allah SWT.

References

Ahyar, Juni. (2019). Apa Itu Sastra: Jenis-Jenis Karya Sastra dan BagaimanakahCara Menulis dan Mengapresiasi Sastra . Yogjakarta: Deepublish.

Amin, I. 2013. "Cerita Rakyat Penamaan Desa di Kerinci Kategori dan FungsiSosial Teks". Jurnal Bahasa, Sastra Dan Pembelajaran, Vol. 84. No. 1

Koentjaraningrat. 2004. Kebudayaan, Mentalitas, Dan Pembangunan. Jakarta: PT GramediaPustaka Utama

Laura, A., Nurzakiyah, A., & Amanda, F. (2024). Penggunaan Sastra sebagai Media dalam Pembelajaran Pendidikan Agama untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai-nilai Keagamaan. Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya, 3(3), 86-96.

Momo, Faisal. 2016. Struktur dan Makna Puisi Lisan Tuja’I Adat Modutu. Dalam Tuloli,dkk.1981. Struktur Bahasa Suwawa. Jakarta: Pusat Bahasa.

Supriyadi, S. (2023). Makna Puisi Lisan Tuja'i Dalam Upacara Adat Modutu dan Impikasinya Dalam Pembelajaran Karakter di Sekolah. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya,13(3), 15-36.

Yani, Fitrah, Nurul. 2019. Bentuk Ritual Budaya Jeknek Sappara (Mandi Safar) Di DesaBarangloe, Kecamatan Taroang, Kabupaten Jeneponto: Tinjauan Semiotik. JurnalSang Pencerah, Vol. 5, No. 1.

Published

2026-05-25

Similar Articles

41-50 of 241

You may also start an advanced similarity search for this article.