Pengaruh Kredit Perbankan dan Suku Bunga terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.70294/Keywords:
Kredit Perbankan, Pertumbuhan Ekonomi, PDRB, Suku Bunga, Sumatera UtaraAbstract
Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator utama yang digunakan untuk menilai keberhasilan pembangunan daerah. Dalam konteks ekonomi regional, sektor keuangan memiliki peranan penting dalam mendukung kegiatan produksi, investasi, dan konsumsi. Dua indikator sektor keuangan yang sering dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi adalah kredit perbankan dan suku bunga. Kredit perbankan berfungsi sebagai sumber pembiayaan bagi rumah tangga dan pelaku usaha, sedangkan suku bunga memengaruhi biaya pinjaman dan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredit perbankan dan suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series periode 2009–2024. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebagai variabel dependen, sedangkan kredit perbankan dan suku bunga sebagai variabel independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredit perbankan berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB, sedangkan suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan terhadap PDRB di Provinsi Sumatera Utara. Temuan ini menunjukkan bahwa sektor keuangan, terutama melalui penyaluran kredit produktif dan kebijakan suku bunga yang stabil, memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.