Hubungan Adiksi Bermain Game Online Mobile dengan Kualitas Tidur Malam pada Siswa Remaja Putra di SMA Negeri 4 Denpasar

Authors

  • I Komang Gede Alex Mahayasa STIKES Wira Medika Bali Author
  • I Gede Juanamasta STIKES Wira Medika Bali Author
  • Ni Luh Putu Dewi Puspawati STIKES Wira Medika Bali Author

Keywords:

Adiksi Game Online, Kualitas Tidur, Remaja Putra

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi krusial dari kanak-kanak menuju dewasa yang melibatkan pematangan aspek kognitif maupun sosial. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi informasi saat ini, penggunaan smartphone telah menjadi kebutuhan utama, salah satunya sebagai sarana hiburan melalui permainan daring (game online). Namun, intensitas bermain yang tidak terkendali berisiko memicu perilaku adiksi yang berdampak pada kesehatan, terutama gangguan pola tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara adiksi bermain game online mobile dengan kualitas tidur malam pada siswa remaja putra di SMA Negeri 4 Denpasar. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 130 responden dilibatkan dalam penelitian ini, yang dipilih melalui teknik Non-Probability Sampling jenis Purposive Sampling berdasarkan kriteria inklusi tertentu. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada rentang usia 17 tahun sebanyak 51 orang (39,2%). Dari segi variabel penelitian, sebagian besar siswa mengalami tingkat adiksi game kategori sedang sebanyak 56 orang (43,1%) dan memiliki kualitas tidur dalam kategori cukup baik sebanyak 47 orang (36,2%). Hasil uji bivariat menunjukkan nilai p-value 0,000 (< 0,05) dengan koefisien korelasi ($r$) sebesar 0,726. Hal ini mengindikasikan adanya hubungan yang signifikan dengan keeratan kuat dan arah positif; semakin tinggi tingkat kecanduan game online, maka semakin menurun kualitas tidur siswa. Implikasi dari penelitian ini menyarankan perlunya sinergi antara pihak sekolah dan layanan kesehatan untuk memberikan edukasi preventif terkait dampak penggunaan gawai berlebih.

Downloads

Published

2026-02-02

Similar Articles

11-20 of 118

You may also start an advanced similarity search for this article.